Home / B. Inggris / conjunction

Conjunction

  • 9 min read
Loading...

Penulis : Dinny Raudhatun Nurris – Toastmasters International Member

Pengertian Conjunction

Apa sih sebenarnya conjunction itu? Apa ya fungsinya? Bagaimana ya kira-kira jika sebuah penulisan ditulis tanpa adanya conjunction? Tanpa hadirnya conjunction dalam penulisan bahasa Inggris kita tentu akan membuat makna penulisan menjadi kaku dan kurang akan makna. Nah, agar kalian lebih memahami conjunction dan kualitas penulisan bahasa Inggris kalian juga semakin baik, mari simak bersama-sama penjabaran di bawah ini ya.

“I can live without you as long as I’ve got a job for living.”

Perhatikan frasa keterangan yang dicetak tebal pada kalimat di atas! Frasa keterangan tersebut merupakan salah satu bentuk conjunction yang artinya adalah selama. Jadi, apa ya yang dimaksud dengan conjunction? Conjunction adalah kata hubung. Seperti maknanya bahwa conjunction digunakan untuk menghubungkan satu kata / frasa / klausa dengan yang lainnya.

Baca juga:

Conjunction sendiri dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu coordinating conjunction, subordinating

Loading...
conjunction, dan correlative conjunction. Setiap conjunction tentunya memiliki tujuan dan makna yang berbeda-beda.

Secara umum, conjunction digunakan untuk menjadi penjembatan antarkata / frasa / klausa sehingga masing-masing elemen dapat berkaitan secara sinkron satu sama lain. Yuk, perhatikan tabel-tabel berikut agar pemahaman kalian mengenai conjunction semakin baik!

Coordinating Conjunction

Coordinating conjunction bertujuan untuk menggabung kata / frasa / induk kalimat yang setara. Kata hubung jenis ini adalah kata hubung yang paling umum kita dengarkan.

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenalnya dalam kata majemuk setara. Dengan adanya coordinating conjunction ini, kita dapat menggabungkan kalimat-kalimat sederhana menjadi lebih penuh makna. Kata hubung yang tergabung dalam coordinating conjunction sangatlah mudah untuk diingat, kalian cukup mengingat singkatannya saja, yaitu FANBOYS.

Coordinating Conjunction

Fungsi

Contoh Kalimat

For

(karena)

Kata ‘for’ dalam topik conjunction memiliki fungsi yang berbeda dari fungsinya pada preposition. ‘For’ di sini digunakan untuk menyatakan alasan atau tujuan.

I exercise every day for I want to keep my body healthy.

(=Aku berolahraga setiap hari karena aku ingin menjaga tubuhku tetap sehat.)

And

(dan)

And’ berfungsi untuk memberikan informasi tambahan yang mendukung frasa atau klausa sebelumnya.

I love to spend my time watching movies and listening to music.

(=Aku suka menghabiskan waktuku dengan menonton film dan mendengarkan musik.)

Nor

(atau)

Nor’ merupakan bentuk negatif dari kata ‘or’ yang tujuannya untuk menyajikan opsi dalam bentuk kalimat negatif.

I don’t go to the park for exercise nor fresh air; I just want to see the jogging girl.

(=Aku tidak pergi ke taman untuk berolahraga atau udara segar; Aku hanya ingin melihat perempuan yang jogging itu.)

But

(tetapi)

But’ dimaksudkan untuk mengontraskan ide pada masing-masing klausa.

Spraying hand sanitizer is a good preventive way to keep your body from any germs or viruses, but washing hands is more highly recommended.

(=Menyemprotkan hand sanitizer merupakan lankah pencegahan yang baik untuk menjaga tubuhmu dari kuman dan virus, tetapi mencuci tangan lebih dianjurkan.)

Or

(atau)

Nor’ berfungsi untuk menyajikan pilihan dalam bentuk kalimat positif.

My mother asked me to choose fruit pie or silky pudding for my dessert snack at school.

(=Ibuku memintaku untuk memilih pie buah atau puding sutra untuk kudapan penutupku di sekolah.)

Yet

(namun)

Yet’ berfungsi untuk mengontraskan dua frasa atau klausa yang memiliki ide sejalan namun saling bertolak belakang.

I love buying books, yet I never finish reading them.

(=Aku suka membeli buku, namun aku tidak pernah selesai membacanya.)

So

(maka)

So’ digunakan untuk menyatakan akibat atau hasil dari suatu peristiwa yang dinyatakan pada klausa sebelumnya.

Shena wants to pass her examination in the upcoming weeks, so she is studying so hard now.

(=Shena ingin lulus ujian di beberapa minggu ke depan, maka dari itu ia sedang belajar dengan giat sekarang.)

Subordinating Conjunction

Subordinating conjunction memiliki tugas untuk menggabungkan induk klausa dan anak klausa sesuai dengan tujuan kalimatnya. Penggunaan subordinating conjunction meliputi cause-effect (sebab-akibat), contrast (perbedaan / perlawanan), comparison (perbandingan), concession (keterpaksaan), condition (syarat / pengandaian), dsb.

Dalam bahasa Indonesia, kita dapat temukan macam-macam subordinating conjunction ini dalam kalimat majemuk bertingkat yang mana anak klausanya tidak dapat berdiri sendiri sehingga membutuhkan induk klausa untuk melengkapi kalimat tersebut sehingga kalimat tersebut memiliki makna secara utuh.

Subordinating Conjunction

Fungsi

Contoh Kalimat

Although

Even though

Though

(walaupun)

Tiga kata hubung ini memiliki makna concession, yaitu mengalah atau terpaksa. Yang dimaksud dengan concession di sini adalah pernyataan suatu pertentangan subjek hingga akhirnya subjek mengalah atau terpaksa menerima kondisi tersebut.

Although he knows that too much sauce is not healthy, he always eats it during his meals.

(=Walaupun ia tahu bahwa terlalu banyak saus tidaklah sehat, ia selalu memakannya saat ia makan.)

I know you’ve done your best even though you fail this time.

(=Aku tahu kamu sudah melakukan yang terbai walaupun kamu kali ini gagal meraihnya.)

Before

(sebelum)

Untuk menyatakan sebuah kejadian yang terjadi sebelum kejadian lain.

Tina had cooked for dinner before father came home.

(=Tina telah memasak untuk makan malam sebelum ayah pulang.)

After

(setelah)

Untuk menyatakan kejadian yang terjadi setelah kejadian lain

I studied in my room after I finished helping my mother in the kitchen.

(=Aku belajar di kamarku setelah aku selesai membantu ibuku di dapur.)

That

(sehingga)

Kata ‘that’ di sini bermaksud untuk menunjukkan akibat atau pengaruh suatu kegiatan.

His face is so red that I feel bad for him.

(=Wajahnya memerah sehingga ia merasa tidak enak hati kepdanya.)

When

Loading...

(ketika)

Untuk menyatakan hubungan waktu antara dua kejadian.

I was listening to music when my father arrived.

(=Aku sedang mendengarkan musik ketika ayahku tiba.)

Whether

(apakah)

Digunakan untuk menyatakan opsi yang sedang dipertimbangkan

I’m not sure whether I should stay at home or go to the hospital.

(=Aku tidak yakin apakah aku seharusnya tetap di rumah atau pergi ke rumah sakit.)

Where

(dimana)

Digunakan untuk memberi info tambahan dalam bentuk letak.

The man can’t explain where he found the necklace.

(=Pria itu tidak dapat menjelaskan di mana ia menemukan kalung tersebut.)

As

(Saat / karena)

Untuk menyatakan sebuah kegiatan yang terjadi pada saat yang sama dengan kegiatan lainnya. Selain itu, ‘as’ juga digunakan hubungan sebab akibat.

Jill called her mother as he tried to cook for dinner.

(=Jill menelpon ibunya saat ia mencoba memasak untuk makan malam.)

We play videogames all day as we have nothing to do.

(=Kami bermain videogames sepanjang hari karena kami tidak punya kegiatan apapun untuk dilakukan.)

If

(jika)

Digunakan untuk menyatakan pengandaian terhadap suatu kondisi.

I’ll be there if you send someone to pick me up at 6.

(=Aku akan di sana jika kamu mengirim seseorang untuk menjemputku pukul 6.)

As if

As though

(seakan-akan)

Digunakan untuk menyatakan bagaimana sesuatu berlangsung dalam bentuk pengandaian yang tidak nyata.

He’s crying as if it’s the end of the world

(=Ia sedang menangis seakan-akan dunia ini kiamat.)

Now that

(karena sekarang)

Digunakan untuk menyatakan akibat dari suatu keadaan dan hal yang terkait dengan keadaan tersebut.

Now that all my tasks are finished, I’m going to watch TV all day.
(=Karena sekarang seluruh tugasku terselesaikan, aku akan menonton TV sepanjang hari.)

Because

Since

(karena)

Untuk menyatakan hubungan sebab akibat.

Tania is absent because she is sick.
(=Tania tidak masuk karena ia sakit.)

Whenever

(kapanpun)

Digunakan untuk menyatakan kebebasan dalam pemilihan waktu.

Whenever she’s outside, she always wears that mask.
(=Kapanpun ia berada di luar, ia selalu mengenakan masker itu.)

While

(pada saat)

Digunakan untuk menghubungkan dua kejadian yang terjadi pada saat yang bersamaan.

I was watching TV while my mother was washing the dishes.
(=Aku sedang menonton TV pada saat ibuku ibuku sedang mencuci piring.)

Than

(daripada)

Digunakan ketika ingin membuat sebuah perbandingan tidak setara.

He is so much better at math than me.
(=Ia lebih pandai dalam pelajaran matematika daripada aku.)

Until

(hingga)

Digunakan sebagai penanda waktu akhir dari sebuah aktivitas, biasanya disertai dengan informasi mengenai durasi terjadinya aktivitas tersebut.

He said that he wanted to study until 9, but it’s still 7 o’clock and he’s already sleeping.
(=Ia mengatakan kalau ia ingin belajar hingga pukul 9, tetapi ini masih pukul 7 dan ia sudah tertidur.)

Correlative Conjunction

Correlative conjunction merupakan gabungan pasangan dua conjunction yang peletakannya tidak beriringan sehingga setiap kata / frasa / klausa saling berkaitan satu sama lain. Dalam correlative conjunction, setiap kata hubungnya harus setara atau paralel. Untuk penjelasan lebih rinci, perhatikan tabel berikut ini.

Correlative Conjunction Arti Contoh Kalimat
Both … and Baik … dan I want both sweet and spicy noodles.
(=Aku mau mi baik yang manis dan pedas.)
Not only … but alsoTidak hanya … tetapi juga He’s not only handsome but also smart. (=Ia tidak hanya tampan tetapi juga pintar.)
Either … or Antara … atau (kalimat positif) I think he plans to take either maths or physics as his major.
(=Aku rasa ia berencana untuk mengambil jurusan antara matematika atau fisika.)
Neither … nor Baik … atau (kalimat negatif) Neither her father nor her mother wants to see her face.
(=Baik ayahnya atau ibunya tidak ingin melihat wajahnya.)
Whether … or Apakah … atau Can you give me any suggestion on whether I should wear the blue one or the red one?
(=Bisakah kamu memberikan saran apapun mengenai apakah aku seharusnya mengenakan yang biru atau yang merah?)
As … as Se … / sama … (kesetaraan) I don’t think he is as capable as me in changing tires. (=Aku rasa ia tidak semahir aku dalam mengganti ban.)
Such … that Begitu … sehingga He is such a bad wrestler that everybody mocks him. (=Ia adalah pegulat yang begitu buruk sehingga semua orang mengoloknya.)

Demikian penjelasan mengenai conjunction beserta contoh kalimatnya. Untuk menggali pemahaman kalian setelah membaca penjelasan di atas, yuk kerjakan latihan di bawah ini!

Contoh Soal Latihan

Isilah bagian yang rumpang dengan menggunakan kata hubung yang tepat!

  1. __________ he has a lot of friends, he still feels lonely sometimes
  2. I was watching the movie __________ my father came
  3. She has such an amazing voice __________ she got an offer from a famous producer
  4. I’ll be waiting here __________ I get bored
  5. __________ it rains, we won’t go to the waterpark
  6. __________ we have a long holiday, let’s finish this game
  7. __________ you need me, call me.
  8. You are sweaty __________ you’ve just finished a marathon!
  9. He’s not smart, __________ at least he is nice
  10. She is not going to come __________ she has a cold
  11. __________ his cat nor his dog loves him
  12. I was reading a book __________ my brother was playing computer
  13. You can choose __________ you want to go or stay
  14. Can you tell me __________ you put the necklace?
  15. Dwayne Johnson is not only strong __________ handsome

Jawaban

(1) Even though

(4) Until

(7) Whenever

(10) Because

(13) Whether

(2) When

(5) If

(8) As if

(11) Neither

(14) Where

(3) That

(6) Now that

(9) But

(12) While

(15) But also

Daftar Pustaka

  • Azar, B.S. (1999). Understanding and Using English Grammar. New York: Pearson Education
  • Djuharie, Otong Setiawan. (2014). 1700 Bimbingan Pemantapan bahasa Inggris untuk SMP/MTs. Bandung: Penerbit Yrama Widya
  • Eastwood, J. (2012). Oxford Learner’s Pocket: Grammar. Oxford: Oxford University Press.

Baca juga:

Loading...