Home / Biologi / Hidrosfer

Hidrosfer

  • 7 min read
Loading...

Penulis : Rizkia Afriani, Mahasiswi Institut Pertanian Bogor ( IPB ), FMIPA Jurusan Biologi

Pengertian Hidrosfer

Hidrosfer berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua suku kata, yaitu hydro berarti air dan sphere yang berari lapisan. Jadi Hidrosfer merupakan lapisan air yang menyelimuti bumi baik berbentuk padat, cair maupun gas.

Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, lautan, salju, atau gletser, air tanah dan uap air yang terdapat di lapisan udara. Secara keseluruhan, hidrosfer sangat besar, dengan lautan meliputi sekitar 97% dari luas permukaan Bumi.

Komponen Hidrosfer

Setiap area penyimpanan air di Bumi yang menyimpan air cair dianggap sebagai bagian dari hidrosfer. Komponen Hidrosfer terdiri dari:

  1. Lautan : Sebagian besar air di planet Bumi adalah air asin, dan sebagian besar air asin ini tersimpan di lautan.
  2. Air tawar : Air tawar jauh lebih sedikit daripada air asin, dan disimpan di berbagai tempat yang berbeda.
    • Air permukaan : Sumber permukaan air tawar termasuk
      Loading...
      danau, dan sungai.
    • Air tanah : Air segar yang dipegang di bawah tanah membentuk sebagian kecil air segar di Bumi.
  3. Air gletser : Air yang meleleh dari gletser .
  4. Uap air di atmosfer.

Perubahan hidrosfer

Kontribusi manusia terhadap gas rumah kaca di atmosfer dapat megubah suhu permukaan bumi dimana dapat meningkatkan penguapan air permukaan dan mempercepat siklus hidrologi. Kondisi yang lebih hangat tersebut dapat menampung lebih banyak uap air. Beberapa bukti menunjukkan bahwa pemanasan global berdampak pada siklus hujan yang lebih ekstrem. Beberapa tempat akan menjadi lebih kering sementara tempat-tempat lain menjadi lebih basah selama abad ke-21 sebagai akibat dari pemanasan global.

Aktivitas manusia yang mengubah siklus air meliputi pertanian, industri (perubahan komposisi kimia atmosfer), pembangunan bendungan, deforestasi dan aforestasi, penghapusan air tanah dari sumur, abstraksi air dari sungai, dan urbanisasi (untuk mengatasi dampaknya), desain perkotaan (mengurangi daerah resapan air).

Manfaat air di Bumi

Air diperlukan untuk menopang kehidupan di bumi dan membantu menghubungkan sistem bumi. Pengendapan, penguapan, pembekuan dan peleburan dan kondensasi adalah bagian dari siklus hidrologi. Siklus hidrologi merupakan proses global sirkulasi air dari awan ke darat, ke laut, dan kembali ke awan.

Perputaran air ini terkait erat dengan pertukaran energi antara Atmosfer, Cryosfer, Hidrosfer, dan Geosfer. Koneksi ini membantu menentukan iklim bumi dan menyebabkan banyak variabilitas iklim alami.

Lautan sendiri berfungsi sebagai reservoir yang berkontribusi terhadap seberapa banyak radiasi matahari diserap. Karena lautan sangat luas, ia menyerap sejumlah besar energi dari Matahari. Selain itu, lautan penting bagi sistem iklim karena membatasi seberapa cepat iklim dapat berubah. Selain itu, lautan berfungsi untuk mendistribusikan kembali energy dan panas di seluruh dunia, berkontribusi terhadap suhu rata-rata berbeda yang ada di dunia.

Siklus Hidrologi

Siklus air disebut juga siklus hidrologi merupakan proses pergerakan air yang terus menerus di atas dan di bawah permukaan bumi.

Loading...

Siklus air mengacu pada transfer air dari satu negara atau reservoir ke yang lain. Reservoir meliputi kelembaban atmosfer (salju, hujan, dan awan), aliran, lautan, sungai, danau, air tanah, akuifer bawah tanah, tutup es kutub, dan tanah jenuh.

Pembagian Siklus hidrologi

Siklus hidrologi dibagi menjadi 3, yaitu:

Siklus pendek

Siklus Hidrologi
siklus pendek

Siklus pendek merupakan siklus air paling sederhana dimana terjadi penguapan air laut kemudian terkondensasi di atas permukaan laut. Setelah awan jenuh maka akan turun hujan langsung di atas permukaan air laut.

Siklus sedang

Siklus sedang
Gambar 2 Siklus sedang

Proses siklus air sedang lebih panjang dibandingkan dengan siklus air pendek, dimana air laut menguap dan terjadi kondensasi di atas permukaan air laut.

Setelah itu, awan yang mengandung uap air akan terbawa oleh angin menuju daratan. Ketika awan jenih, akan terjadi hujan di daratan kemudian air mengalir ke sumber air (limpasan), meresap ke dalam tanah dan mengalir kembali menuju laut.

Siklus panjang

Proses siklus air panjang memiliki tahapan kompleks dari siklus pendek dan sedang. Diawali dengan proses penguapan (evaporasi), baik itu penguapan air laut maupun dari tumbuhan disebut transpirasi.

Awan akan bergerak meuju daratan dan terus bergerak hingga ke pegunungan dimana uap air yang terbawa akan berubah membentuk kristal es.

siklus panjang
Gambar 3 siklus panjang

Awan diatas pegunungan yang mengandung kristal es akan turun dalam bentuk salju membentuk gletser. Gletser mengendap pada pegunungan dan akan mencair menjadi air dan masuk ke bawah tanah hingga mengalir menuju sungai sampai ke laut.

unsur-unsur dalam siklus hidrologi

  1. Penguapan (evaporasi) : Penguapan atau evaporasi merupakan proses perubahan fase zat dari cair ke gas yang berasal dari sumber air, laut, sungai, danau menuju atmosfir diatasnya. Sumber energi untuk penguapan adalah panas matahari yang membawa fase cair membentuk fase gas (uap) dan tersimpan dalam awan.
  2. Kondensasi : Kondensasi adalah perubahan keadaan fisik materi dari fase gas ke fase cair, dan merupakan kebalikan dari penguapan.
  3. Transpirasi : Transpirasi merupakan proses pergerakan air dari bagian daun, batang dan bunga tanaman menuju ke atmosfer. Air diperlukan tanaman tetapi hanya sejumlah kecil air yang diambil oleh akar digunakan untuk pertumbuhan dan metabolisme. Sisanya 97-99,5% hilang oleh transpirasi.
  4. Evapotranspirasi : Evapotranspirasi adalah jumlah penguapan (evaporasi) dan transpirasi tanaman dari permukaan bumi dan laut ke atmosfer.
  5. Adveksi : Adveksi adalah proses pengangkutan masa udara dari satu tempat ke tempat lain dengan gerakan massal cairan, umumnya secara horizontal.
  6. Presipitasi : Presipitasi adalah setiap produk dari kondensasi uap air atmosfer yang jatuh menuju gravitasi dari awan. Bentuk utama presipitasi meliputi gerimis, hujan, hujan es , salju, pelet es , graupel , dan hujan es . Curah hujan terjadi ketika sebagian atmosfer menjadi jenuh dengan uap air (mencapai kelembaban relatif 100%), sehingga air mengembun dan mengendap.
  7. Pengendapan : Air yang menguap menjadi uap air akan mengalami kondensasi dan setelah jenuh akan turun (presipitasi) sebagai hujan, salju, hujan es, tetesan kabut, graupel, dan hujan es.
  8. Limpasan (runoff) : Setelah hujan turun, air bergerak di atas permukaan tanah dan sebagian masuk ke saluran seperti sungai. Air ketika mengalir di atas permukaan tanah dapat meresap ke dalam tanah, sebagian menguap ke udara, dan juga masuk ke danau atau waduk.
  9. Infiltrasi : Merupakan proses peresapan air dari atas permukaan tanah menuju ke dalam tanah, sehingga dapat mempengaruhi kelembaban tanah.
  10. Aliran bawah permukaan (groundwater) : Air yang meresap dari permukaan tanah dapat berkumpul di bawah tanah dan membentuk aliran air bawah tanah. Air tanah bergerak lambat dan mengalir menuju laut maupun tersimpan lama di bawah permukaan tanah.

Contoh Soal Latihan

  • Hidrosfer terbesar di bumi adalah? Lautan dengan total 97% dari total luasan bumi.
  • Bagaimana efek gas rumah kaca terhadap siklus hidrologi? Gas rumah kaca di atmosfer dapat megubah suhu permukaan bumi dimana dapat meningkatkan penguapan air permukaan dan mempercepat siklus hidrologi.
  • Apa yang dimaksud dengan siklus hidrologi? Proses pergerakan air yang terus menerus di atas dan di bawah permukaan bumi.

Daftar Pustaka

  • Condensation diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Condensation
  • Evapotranspiration diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Evapotranspiration
  • Hydrosphere diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Hydrosphere
  • Hydrosphere diakses pada https://mynasadata.larc.nasa.gov/basic-page/about-hydrosphere
  • Hydrosphere diakses pada https://www.agci.org/earth-systems/hydrosphere
  • Hydrosphere diakses pada https://energyeducation.ca/encyclopedia/Hydrosphere
  • Precipitation diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Precipitation
  • Transpiration diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Transpiration
  • Water cycle diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Water_cycle

Baca juga

Loading...
Loading...