Home / Biologi / Hukum Mendel

Hukum Mendel

  • 6 min read
Loading...

Penulis : Aldira Dina Tutazqiyah, Mahasiswi IPB Jurusan Biologi

Mendel menemukan bahwa dengan melintasi bunga putih yang benar-berkembang biak dan tanaman bunga ungu yang benar-berkembang biak, hasilnya adalah keturunan hibrida. Alih-alih menjadi campuran dari dua warna, keturunannya berwarna ungu berbunga.

Dia kemudian menyusun gagasan unit hereditas yang dia sebut “Faktor”, salah satunya adalah karakteristik resesif dan yang dominan lainnya. Mendel mengatakan bahwa faktor-faktor yang kemudian disebut gen biasanya terjadi berpasangan dalam sel-sel tubuh biasa, namun terpisah selama pembentukan sel-sel seks.

Setiap anggota pasangan menjadi bagian dari sel seks yang terpisah. Gen dominan, seperti bunga ungu di tanaman Mendel akan menyembunyikan gen resesif, bunga putih. Setelah Mendel membuahi sendiri generasi F1 dan memperoleh generasi F2 dengan rasio 3:1. Ia berteori dengan benar bahwa gen dapat dipasangkan dalam tiga cara berbeda untuk setiap sifat, yaitu AA, aa, dan Aa. Huruf A mewakili faktor dominan, sedangkan huruf kecil a mewakili resesif.

Mendel

Loading...
menemukan tiga hukum waris yang disebut Hukum Mendel, yaitu sebagai berikut:

Hukum 1 Mendel (Hukum Dominasi)

Hukum ini menyatakan bahwa dalam kondisi heterozigot, alel yang karakternya diekspresikan di atas alel lain disebut alel dominan dan karakter alel dominan ini disebut karakter dominan. Karakter yang muncul pada generasi F1 disebut sebagai karakter dominan. Karakter resesif muncul dalam generasi F2.

Daripada kedua alel yang berkontribusi pada fenotipe, alel dominan akan diekspresikan secara eksklusif. Alel resesif akan tetap “Laten”, tetapi akan ditransmisikan ke keturunan dengan cara yang sama di mana alel dominan ditularkan. Sifat resesif hanya akan diekspresikan oleh keturunan yang memiliki dua salinan alel ini yang kemudian keturunan ini akan berkembang biak benar ketika disilangkan sendiri.

Menurut definisi, istilah dominan dan resesif merujuk pada interaksi genotipik alel dalam menghasilkan fenotipe heterozigot. Konsep kuncinya adalah genetik yang mana dari dua alel yang hadir dalam heterozigot diekspresikan sedemikian rupa sehingga organisme secara fenotipe identik dengan salah satu dari dua homozigot. Terkadang mudah untuk berbicara tentang sifat yang sesuai dengan alel dominan sebagai sifat dominan dan sifat yang sesuai dengan alel tersembunyi sebagai sifat resesif. Namun, hal ini dapat dengan mudah menyebabkan kebingungan dalam memahami konsep sebagai fenotipik.

Hukum dominasi
Gambar 1 Hukum dominasi

Hukum 2 Mendel (Hukum Segregasi)

Hukum ini menyatakan bahwa ketika dua sifat datang bersama dalam satu pasangan hibrida, kedua karakter tersebut tidak saling bercampur dan tidak tergantung satu sama lain. Setiap gamet menerima salah satu dari dua alel selama meiosis kromosom.

Hukum segregasi Mendel mendukung rasio fenotipik 3:1 yaitu keturunan homozigot dominan dan heterozigot menunjukkan sifat dominan sedangkan resesif homozigot menunjukkan sifat resesif.

Untuk generasi F2 dari persilangan monohibrid, tiga kemungkinan kombinasi genotipe yang dapat dihasilkan, yaitu homozigot dominan, heterozigot, atau resesif homozigot. Karena heterozigot dapat muncul dari dua jalur yang berbeda (menerima satu alel dominan dan satu alel resesif dari kedua orangtua) dan karena heterozigot dan individu dominan homozigot identik secara fenotipe.

Loading...
29-05-2020-22.16.15(1).jpg
Gambar 2 Hukum segregasi

Hukum 3 Mendel (Hukum Independent Assortment)

Hukum ini menyatakan bahwa pada saat pembentukan gamet, kedua gen terpisah secara independen satu sama lain serta dari sifat-sifat lainnya. Hukum bermacam-macam independen menekankan bahwa ada gen yang terpisah untuk sifat dan karakter yang terpisah dan mereka mempengaruhi dan menyortir diri mereka sendiri secara independen dari gen yang lain.

Hukum ini juga menyatakan bahwa pada saat pembentukan gamet dan zigot, gen diturunkan secara mandiri dari orangtua kepada keturunannya. Bermacam-macam gen independen dapat diilustrasikan oleh persilangan dihibrid yaitu persilangan antara dua orangtua yang benar-benar berkembang biak yang mengekspresikan sifat-sifat berbeda untuk dua karakteristik.

Pertimbangkan karakteristik warna benih dan tekstur benih untuk dua tanaman kacang polong yaitu satu memiliki biji hijau, berkerut (ssyy) dan lainnya memiliki warna kuning, biji bulat (SSYY). Karena setiap orangtua homozigot, Hukum Segregasi menunjukkan bahwa gamet untuk tanaman hijau/keriput semua adalah yr, sedangkan gamet untuk tanaman kuning/bulat semua adalah SY.

Hukum bermacam-macam independen menyatakan bahwa gamet yang diurutkan alelnya kemungkinan besar mengandung alel S atau alel s. Dengan demikian, ada empat kemungkinan gamet yang dapat terbentuk ketika heterozigot SsYy disilangkan sendiri, yaitu SY, Sy, sY, dan sy. Mengatur gamet-gamet ini di sepanjang bagian atas dan kiri dari kotak Punnett 44 memberi kita 16 kombinasi genotipe yang sama-sama mungkin. Dari genotipe ini dapat disimpulkan rasio fenotipik 9 bulat/kuning : 3 bulat/hijau : 3 berkerut/kuning : 1 berkerut/hijau.

Hukum independent assortment
Gambar 3 Hukum independent assortment

Contoh Soal

Terdiri dari apa hukum warisan Mendel itu?

Hukum warisan sifat dari generasi pertama ke generasi berikutnya terdiri dari tiga hukum, yaitu hukum dominasi, hukum segregasi, dan hukum bermacam-macam independen.

Berapakah jumlah autosom dan kromosom seks yang terdapat pada ovum manusia?

Pada ovum manusia terdapat 22 autosom + X.

Apakah golongan darah anak dari perkawinan antara golongan darah A heterozigot dengan B heterozigot?

Hasil golongan darah dari perkawinan antara golongan darah A heterozigot dengan B heterozigot adalah A,B,AB, dan O.

Hukum mendel apa yang menentang teori Blending inheritance?

Hukum mendel yang menentang teori Blending inheritance adalah hukum segregasi, karena hukum segregasi menyatakan bahwa alelomorph tidak hambar dan kehilangan identitas mereka tetapi mereka tetap bersama sampai terbentuknya gamet ketika mereka terpisah menjadi gamet yang berbeda. Tidak ada hukum resesif, karena itu hanya bagian dari hukum dominasi.

Apa saja yang tidak termasuk studi oleh Mendel?

Warna dan bentuk bunga dari serbuk sari tidak termasuk studi oleh Mendel. Mendel tidak mempelajari bentuk serbuk sari dan pewarisan warna bunga secara bersamaan seolah-olah ia akan menggunakan sifat-sifat ini dalam persilangan dihibrid, mereka akan menunjukkan keterkaitan dan merusak hasil-hasilnya.

Daftar Pustaka

  • Laws of Inheritance: Dominance, Segregation, Independent Assortment etc: https://www.toppr.com/guides/biology/principles-of-inheritance-and-variations/laws-of-inheritance/ diunduh pada Rabu, 27 Mei 2020 Pukul 12.59 WIB.
  • Mendel’s Genetic Laws: https://hobart.k12.in.us/jkousen/Biology/mendel.htm diunduh pada Rabu, 27 Mei 2020 Pukul 12.58 WIB.
  • 12.3A: Mendel’s Laws of Heredity: https://bio.libretexts.org/Bookshelves/Introductory_and_General_Biology/Book%3A_General_Biology_(Boundless)/12%3A_Mendel’s_Experiments_and_Heredity/12.3%3A_Laws _of_Inheritance/12.3A%3A_Mendel%E2%80%99s_Laws_of_Heredity diunduh pada Rabu, 27 Mei 2020 Pukul 13.00 WIB.

Baca juga

Loading...
Loading...