Home / B. Inggris / Imperative Sentence

Imperative Sentence (Command)

  • 6 min read
Loading...

Penulis : Dinny Raudhatun Nurris – Toastmasters International Member

Saat mempelajari sebuah bahasa, kita pasti akan belajar mengenai jenis-jenis kalimat. Salah satu jenis kalimat yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah kalimat perintah.

Dalam bahasa Inggris, kalimat perintah biasa dikenal sebagai imperative sentence atau command. Nah, sekarang coba perhatikan potongan dialog di bawah ini!

Ben : Mom, what are you doing?

Mom : I am stitching. Ah, Ben! Turn on the air conditioner, please. It’s so hot here.

Jika kalian perhatikan potongan dialog di atas, jenis-jenis kalimat apakah yang digunakan oleh kedua tokoh tersebut? Ben di atas menggunakan kalimat tanya (intterogative sentence) “what are you doing?” dan tokoh ibu menggunakan dua jenis kalimat, yaitu kalimat pernyataan (declarative sentence) “I am stitching” dan kalimat perintah (imperative sentence) “Turn on the air conditioner, please.”.

Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar lebih dalam mengenai imperative sentence mulai dari pengertian, fungsi, contoh kalimat, dsb. Kalau begitu,

Loading...
mulai sekarang yuk!

Pengertian Imperative Sentence

Imperative sentence atau kalimat perintah merupakan salah satu jenis dari empat macam kalimat (kalimat pernyataan, kalimat seru, kalimat pertanyaan, dan kalimat perintah). Imperative sentence berbeda dengan jenis kalimat pada umumnya karena ia tidak menggunakan subjek dan hanya menggunakan kata kerja dasar (base verb) untuk mengawali kalimatnya.

Sekarang perhatikan contoh-contoh imperative sentence di bawah ini:

  • Sit down, please.
  • Open your book!
  • Turn on the air conditioner!

Berdasarkan contoh kalimat di atas, dapat kita lihat bahwa ada kalimat perintah yang menggunakan tanda baca titik (.) dan tanda seru (!). Apakah yang membedakan keduanya?

Yang membedakan penggunaan tanda baca titik dan tanda seru pada imperative sentence adalah konteks kalimat yang dituju oleh penutur. Apabila penutur ingin memberikan kesan yang lebih kuat pada kalimat perintahnya, maka tanda baca yang tepat digunakan adalah tanda seru.

Fungsi Imperative Sentence

Imperative sentence dibagi menjadi empat macam fungsi, yaitu:

a. Untuk menyatakan sebuah harapan (wish) atau permintaan (request)

Pada fungsi pertama ini, imperative sentence yang digunakan akan terasa lebih sopan tanpa ada kesan penegasan di dalamnya. Misalnya, “Have a blessed night.” atau “Enjoy the performance.”

b. Untuk mengundang seseorang (invitation)

Kita juga dapat menggunakan imperative sentence untuk mengundang seseorang. Misalnya, “Please join our virtual meeting this week on Friday.” atau “Come to my birthday party tonight!”

c. Untuk menyatakan perintah (command) atau larangan (prohibition)

Fungsi ketiga ini adalah fungsi imperative sentence yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain digunakan untuk menyatakan suatu perintah, imperative sentence juga bisa digunakan untuk melarang seseorang melakukan sesuatu.

Berikut adalah contoh dari imperative sentence sebagai kalimat perintah dan larangan:

  • Wash your hands regularly. (command)
  • Take notes of everything you hear from the interviewee! (command)
  • Pick up your sister at 4 pm. (command)
  • Read the story out loud! (command)
  • Close the book. (command)
  • Don’t go out at night, Tina! (prohibition)
  • Never call me at night! (prohibition)
  • Don’t move! (prohibition)
  • Dont’ lock the door! (prohibition)
  • Never leave me alone. (prohibition)

d. Untuk memberi petunjuk laku (instruction)

Pada fungsi keempat ini, imperative sentence seringkali digunakan pada procedure text seperti yang ada dalam buku manual atau cara pembuatan sesuatu. Selain digunakan pada procedure text, imperative sentence juga digunakan saat kita ingin memberi tahu langkah-langkah melakukan sesuatu pada orang lain.

Sekarang perhatikan contoh kalimatnya berikut ini:

  • Add more sugar to the paste.
  • Open the lid and turn off the stove.
  • Send a message to ask your lecturer’s permission and then call him.
  • Dip the towel into the lukewarm water, squeeze it and put it on her forehead.

Formula Imperative Sentence

Setelah melihat banyak contoh imperative sentence dan memahami pengertian serta fungsinya, dapat kita lihat bahwa imperative sentence menggunakan kata kerja dasar (base verb) langsung di awal kalimat. Maka dapat disimpulkan bahwa formula imperative sentence sangatlah mudah, sebagaimana dituliskan di bawah ini:

Loading...
Loading...

V1 + Object / Complement + …

Lalu, mengapa imperative sentence tidak diberi subjek pada awal kalimatnya? Apakah imperative sentence tidak memiliki subjek?

Tentu saja tidak. Meskipun imperative sentence tidak menggunakan subjek di awal kalimat, ia tetap memiliki subjek tersembunyi, yaitu kata ganti orang kedua (you).

Mengapa demikian? Seperti yang kita ketahui bahwa imperative sentence merupakan kalimat yang meminta atau menyuruh orang yang diajak bicara untuk melakukan sesuatu. Oleh karena itu, subjek tersembunyi yang tepat dalam jenis kalimat ini adalah ‘you’ sebagai pelaku tindakan kalimat yang diminta oleh penutur. Hanya saja, pada imperative sentence, subjek ‘you’ ini tidak dituliskan secara tersurat.

Lalu bagaimana dengan kalimat “Don’t go out at night, Tina!”? Apakah subjeknya berubah bukan ‘you’ lagi?

Jawabannya adalah tidak karena pada situasi dalam kalimat di atas, penutur berbicara langsung kepada Tina yang mana posisinya adalah sebagai orang kedua ‘you’. Maka, subjek yang digunakan tetaplah ‘you’, dengan penekanan nama Tina sebagai sapaan dalam kalimat tersebut.

Setelah mempelajari lebih dalam mengenai imperative sentence, yuk sekarang latihan bersama kami!

Contoh Soal Latihan

Part A. Isilah titik di bawah ini dengan memilih jawaban A atau B.

  1. ________ (stand) at the door! You prevent people from entering.
  2. Don’t stand
  3. Stand
  4. ________ (waste) our time here!
  5. Let’s not
  6. Let’s do not
  7. ________ (me / open) the event by knocking this gavel.
  8. Open me
  9. Let me open
  10. ________ (noisy) in the class!
  11. Let’s be
  12. Don’t be
  13. ________ (cheat) on test.
  14. Don’t be
  15. Don’t
  16. ________ (bully) your classmates.
  17. Don’t bullying
  18. Don’t bully
  19. ________ (get up) early tomorrow!
  20. Let’s
  21. Let’s be
  22. ________ (sleep) at school!
  23. Mustn’t
  24. Don’t
  25. ________ (go) to the market.
  26. Let’s
  27. Don’t let
  28. ________ (honest) to yourself.
  29. Be

Part B. Terjemahkan kalimat perintah di bawah ini ke dalam bahasa Inggris.

  1. Keluar dari kelas saya!
  2. Jangan pakai sepeda motorku.
  3. Mohon tunjukkan tanda pengenal Anda.
  4. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
  5. Jangan pernah menyerah!
  6. Kumpulkan seluruh tugas Biologi besok pukul 08.45 di ruang guru.
  7. Datanglah ke acara pernikahan saudara laki-lakiku.
  8. Berdiri di depan kelas!
  9. Jangan makan kue itu.
  10. Jangan pergi ke luar kota!

Kunci Jawaban

Part A.

  1. A
  2. A
  3. B
  4. B
  5. B
  6. B
  7. A
  8. B
  9. A
  10. B

Part B.

  1. Go out of my class!
  2. Don’t ride my motorcycle.
  3. Please / Kindly show your ID.
  4. Answer the following questions correctly!
  5. Never give up!
  6. Submit all Biology tasks tomorrow at 08.45 in the teacher’s room.
  7. Come to my brother’s wedding.
  8. Stand in front of the class!
  9. Don’t eat the cake.
  10. Don’t go outside the city!

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa yang dimaksud dengan imperative sentence?

Imperative sentence adalah sebuah kalimat yang menyatakan suatu perintah, larangan atau permintaan.

Apa saja fungsi dari imperative sentence?

Fungsi imperative sentence dibagi menjadi 4 macam, yaitu menyatakan harapan dan permintaan, mengundang seseorang, menyatakan suatu perintah dan larangan, dan memberi tahu suatu petunjuk laku.

Bagaimana membuat imperative sentence?

Formula imperative sentence adalah “V1 + Object / Complement + …”

Apakah imperative sentence tidak memiliki subjek?

Ya. Imperative sentence memiliki subjek tersembunyi yang tidak tertulis secara tersurat pada kalimatnya, yaitu kata ganti orang kedua (you).

Apakah imperative sentence merupakan kalimat lengkap / utuh?

Ya. Meskipun imperative sentence tertulis tanpa subjek, imperative sentence tetap memenuhi kaidah kebahasaan sebagai sebuah kalimat utuh, yaitu memiliki Subjek dan Predikat. Subjek pada imperative sentence dimaksudkan sebagai ‘you’.

Baca juga

Loading...
Loading...