Home / Ekonomi / inflasi

Inflasi

  • 6 min read
Loading...

Penulis : Bagus Aryo Anggoro

Pengertian Inflasi

Inflasi merupakan suatu proses meningkatkan harga-harga secara umun dan terus-menerus yang berkaitan dengan mekanisme pasar atau proses menurunya nilai mata uang suatu negara secara terus-menerus yang mengakibatkan menurunkan daya beli masyarakat.

Contoh ilutrasi inflasi, pada tahun 1990 sebesar Rp 500,- kita dapat membeli 1 mangkok bakso dan saat ini harga 1 mangkok bakso dapat di jual sebesar Rp 30.000, -. Penyebab Apa?

Faktor Penyebab Terjadinya inflasi

  1. Demand pull inflation : Inflasi terjadi karena kenaikan pemintaan melebihi penawaran yang berasal dari peningkatan belanja pemerintah, peningkatan barang untuk di ekspor dan peningkatan barang untuk kebutuhan swasta yang mengakibatkan harga-harga naik karena penawaran tetap.
Demand pull inflation 1
Demand pull inflation 2

2. Cost push inflation : Inflasi terjadi karena adanya

Loading...
kenaikan biaya produksi dan bahan baku contoh karena keberhasilan serikat buruh dalam menaikkan upah atau karena kenaikkan bahan bakar minyak yang mengakibatkan barang naik dan terjadilah inflasi.

Cost push inflation

3. Imported inflation : inflasi terjadi berasal dari luar negeri

4. Domestic inflation : Inflasi terjadi berasal dari dalam negeri

Dampak Inflasi

  1. Menurunkan Daya Beli Masyarakat
  2. Kesenjangan Pendapatan Semakin Lebar
  3. Menghambat investasi Produktif
  4. Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Jenis Inflasi

jenis inflasi

Contoh pada gambar di atas merupakan inflasi berdasarkan keparahan yang berat sehingga orang pada umunnya menabung dan lebih menyimpan barang misalnya emas.

  1. Berdasarkan tingkat keparahan
  • Ringan ( inflasi di bawah < 10%)
  • Sedang (inflasi terjadi antar 10-30%)
  • Berat (inflasi terjadi antar 30-100%)
  • Sangat Berat ( inflasi di atas >100%)

2. Berdasarkan laju inflasi

  • Lunak ( inflasi terjadi dengan laju kecepatan < 5%)
  • Cepat ( inflasi terjadi dengan laju kecepatan antar 5%-10%)
  • Meroket ( inflasi terjadi dengan laju kecepatan > 10%)

3. Berdasarkan Sumber

  • Dalam Negeri
  • Luar Negeri

Teori Inflasi

  1. Teori Kuantitas oleh Irving Fisher
Teori Kuantitas oleh Irving Fisher

Inflasi terjadi karena penambahan jumlah uang yang beredar di masyarakat dan dapat di rumuskan:

M.V = P.T

Ket :

M = uang

V = kecepatan

P = harga

T = jumlah barang

2. Teori Keynes

Inflasi terjadi karena meningkatnya daya beli masyarakat dalam memenugi kebutuhan secara berlebihan yang mengakibatkan permintaan barang atau jasa bertambah sedangkan penawaran tetap, yang akan terjadi adalah harga akan naik.

3. Teori Strukturalisasi

Inflasi terjadi karena struktur ekonomi yang kaku, permintaan yang sulit dipenuhi ketika ada kenaikkan jumlah penduduk.

Solusi inflasi

  1. Kebijakan Moneter

untuk mengaturi daya jual beli masyarakat. Bank sentral sebagai otoritas di bidang jasa keuangan dapat mengambil beberapa kebijakan meliputi diskonto/suku bunga, operasi pasar terbuka (menjual surat-surat berharga), pembatasan kartu kredit, dan cadangan kas.

2. Kebijakan Fisikal

untuk memengaruhi penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan nya antara lain meliputi menghemat pengeluaran belanja pemerintah, membayar utang dari luar negeri dan menaikkan tarif pajak.

3. Kebijakan di luar dari Kebijakan Moneter dan Fiskal

Untuk memperbaiki dampak yang di akibatkan inflasi, ada cara lain selain pemerintah dalam menerapkan kebijakan moneter dan fiskal adalah peningkatan produksi (pemerintah memberikan subsidi/premi jika dapat memenuhi target tertentu yang bertujuan untuk mendorong prosuden untuk menambah barang/jasa yang di produksinya), jumlah barang di pasar ( pemerintah dapat melonggarkan kebijakan impor salah satunya menurunkan bea masuk barang impor) dan pengendalian dan pengawasan harga ( inflasi dapat di kendalikan oleh pemerintah ).

Cara menghitung Laju Inflasi

Laju inflasi = indeks harga periode ini –indeks harga periode tahun lalu x 100%

Indeksi harga periode lalu

  1. Berikut ini adalah harga-harga sembilan bahan pokok dari beberapa pasar pada tahun 2015 dan tahun 2016. Harga di nyatakan dalam rupiah dan merupakan harga rata-rata tahunan.

Jenis Bahan Pokok

Tahun 2015

Tahun 2016

Beras/Kg

Rp 10.600

Rp 11.000

Ikan asin/Kg

Rp 15.500

Rp 17.000

Minyak Kelapa/Kg

Rp 10.900

Rp 11.700

Gula pasir /Kg

Rp 10.800

Rp 12.500

Garam/kg

Rp 3.800

Rp 4.000

Minyak tanah/liter

Rp 2.500

Rp 2.500

Sabun cuci/batang

Rp 3.800

Rp 4.000

Tekstil/meter

Rp 15.000

Loading...

Rp 16.800

Loading...

Batik/meter

Rp 25.000

Rp 27.000

Jumlah

Rp 97.900

Rp 106.500

Perhitungan

Indeks Harga Tahun 2016

= Rp 106.500 – Rp 97.900 / Rp 97.900 * 100 % = 8,78 %

Kesimpulan

Tahun 2016 terjadi inflasi sebesar 8,78 % di bandingkan dengan tahun 2015

2. Berikut ini adalah harga roti dan harga donat yang terjadi pada tahun 2001 sampai tahun 2003

Produk

Tahun 2001

Tahun 2002

Tahun 2003

Roti

Rp 100.000

Rp 175.000

Rp 250.000

Donat

Rp 100.000

Rp 175.000

Rp 250.000

Perhitungan

Indeks Harga Tahun 2002

= Rp 175.000 – Rp 100.000 / Rp 100.000 * 100 % = 75 %

Indeks Harga Tahun 2002

= Rp 200.000 – Rp 175.000 / Rp 175.000 * 100 % = 43 %

Kesimpulan

Tingkat inflasi tahun 2001 sampai tahun 2002 mengalami kenaikan 75 % sedangkan tingkat inflasi tahun 2003 sampai tahun 2004 mengalami kenaikan 43 %.

Contoh Soal Latihan

  1. Diketahui jumlah uang yang beredar Rp 20 Miliar Rupiah, Laju Peredaran Uang 30, Jumlah semua barang dan jasa yang akan di jual 50 unit, tingkat harga umun (P) menurut teori fisher adalah sebesar…….

a. Rp 18 Miliar

b. Rp 16 Miliar

c. Rp 14 Miliar

d. Rp 12 Miliar

e. Rp 10 Miliar

Jawaban D

2. Untuk mengendalikan jumlah uang yang beredar, Bank Sentral menaikkan suku bunga bank. Usaha tersebut termasuk….

a. Politik Cadangan kas

b. Politik Diskonto

c. Politik Pasar Terbuka

d. Kebijakan Fiskal

e. Kerbijakan Perdangan Internasional

Jawaban B

3. Jika M = Jumlah Uang yang beredar, V= Tingkat Perputaran Uang, P= Tingkat Harga dan T= Jumlah Barang, yanng dimaksud tidak berubah pada teori kunantitas uang MV = PT adalah…………..

a. M dan P

b. M dan T

c. P dan V

d. V dan T

e. M dan V

Jawaban A

Daftar Pustaka

  • Ahman, Eeng 2007: “Ekonomi & Akuntasi Membina Kompetensi Ekonomi” Jakarta : Penerbit PT Grasindo Media Pratama.
  • Alam,S. 2017:”Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XI 2” Jakarta: PT Penerbit Erlangga Mahameru.
  • Mardiah, Ima Rahma. 2008 “Persiapan Ujian Nasional Ekonomi Untuk SMA/MA” Jakarta : PT Grasindo Media Pratama.
  • Zamroni. M 2009 “ Buku Kantong Ekonomi IPS “ Jakarta :PT Buku Kita.

Baca juga:

Loading...
Loading...