Home / Ekonomi / Kegiatan Ekonomi

Kegiatan Ekonomi

  • 7 min read

Penulis : Yulia Dwi Rakhmawati Mahasiswa UNAS

Kita mempelajari banyak teori dalam ilmu ekonomi, namun tahukah kamu apa saja sih kegiatan ekonomi itu? kalau kamu belanja di supermarket, itu artinya kamu sedang melakukan kegiatan ekonomi yaitu kegiatan konsumsi. Apa lagi ya kegiatan ekonomi? Yuk kita belajar mengenai kegiatan ekonomi.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah kegatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Terdapat tiga kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi adalah kegiatan untuk menghasilkan barang atau jasa dengan cara mengolah sumber daya yang tersedia, atau kegiatan produksi juga bisa dikatakan dengan kegiatan menambah nilai guna suatu barang. Seseorang atau organisasi yang melakukan kegiatan prouksi disebut produsen. Contoh perusahaan roti membuat macam-macam roti dari bahan dasar gandum untuk dijual, maka perusahaan roti tersebut sedang melakukan kegiatan produksi yaitu menciptakan barang.

tahapan produksi

Kegiatan produksi merupakan proses dalam menciptakan suatu produk, maka dibutuhkan input sehingga menghasilkan output. Dalam kegiatan ekonomi terdapat bahan mentah, barang setengah jadi, barang jadi.

  • Barang mentah adalah barang yang belum pernah diolah sebelumnya, barang mentah biasanya adalah barang hasil dari pertanian, perkebunan, kehutanan, dan pertambangan. Seperti paadi, jangung, teh, kopi, kayu, rotan, minyak, dll
  • Barang Setengah Jadi adalah barang yang sudah diolah namun belum menjadi produk jadi yang siap untuk dijual kemasyarakat. Sehingga biasanya barang setengah jadi digunakan untuk bahan dasar atau input pada proses produksi. Misalnya, benang yang dijadikan input oleh perusahaan tekstil untuk membuat pakaian. Dalam hal ini, benang bukanlah produk akhir tetapi produk setengah jadi.
  • Barang Jadi adalah barang yang sudah diolah hingga siap untuk dipasarkan ke konsumen. Contoh pakaian.

Faktor-faktor Produksi

Setelah kita tahu tentang teori produksi, selanjutnya kita perlu tahu apa saja faktor produksi yang digunakan untuk proses produksi sehingga dapat meghasilkan output yang baik. Faktor-faktor produksinya antara lain :

  1. Sumber Daya Alam (SDA) adalah bahan yang diambil dari alam, yang digunakan untuk menunjang proses produksi atau sebagai bahan mentah dalam proses produksi. seperti tanah dan air untuk menunjang proses produksi, serta bahan-bahan pertanian untuk digunakan sebagai bahan mentah dalam proses produksi.
  2. Tenaga Kerja. Sumber daya alam yang dimiliki perusahaan tentu tidak dapat berproduksi dengan sendirinya, sehingga dibutuhkan tenaga kerja yaitu manusia untuk mengolahnya menjadi produk jadi. Terdapat 3 jenis tenaga kerja antara lain : tenaga kerja terdidik yaitu tenaga kerja yang dihasilkan dari pendidikan formal seperti arsitek, tenaga kerja terlatih yaitu tenaga kerja yang memiliki kemampuan dengan mengikuti pelatihan seperti montir, dan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih yaitu tenaga kerja yang tidak melalui pendidikan formal maupun pelatihan seperti tukang parkir.
  3. Modal dapat berupa uang atau mesin yang digunakan untuk menunjang proses produksi dalam mengasilkan produk.
  4. Kewirausahaan yaitu kemampuan untuk mengelola perusahaan sehingga dapat beroperasi untuk memproduksi barang atau jasa. Jadi, 3 faktor produksi diatas kemuadian harus bisa dikelola dengan baik yaitu dengan kewirausahaan.

Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi adalah kegiatan ekonomi dengan tujuan menyalurkan hasil produksi (barang atau jasa) kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. Orang atau oraganisasi yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor.

Terdapat dua cara dalam melakukan distribusi barang atau jasa kepada konsumen, yaitu ditribusi langsung dan distribusi tidak langsung. Distribusi langsung yaitu kegiatan distribusi tidak dilakukan melalui perantara. Sehingga produsen langsung berperan juga sebagai distributor karena menyalurkan produk secara langsung kepada konsumen. Contohnya perusahaan roti yang melakukan kegiatan produksi dan penjualan langsung dalam satu tempat. Sedangkan distribusi tidak langsung adalah kegiatan menyalurkan produk dari produsen ke konsumen melalui perantara, distributor disini dapat perseorangan atau perusahaan.

Fungsi Distributor

Terdapat beberapa fungsi distributor, antara lain :

  1. Membeli Produk : Distributor membeli produk hasil produksi (barang atau jasa) dari produsen. Fungsi ini berlaku jika kegiatan distribusi dilakukan dengan cara tidak langsung.
  2. Menyimpan Produk : Sebelum disalurkan kepada konsumen akhir atau retailer, distributor harus menyimpan produk yang telah dibeli dari produsen dalam beberapa waktu.
  3. Menjual Produk : Distributor menjual produk yang didapat dari produsen, kepada konsumen dengan harga yang lebih tinggi sehingga mendapatkan keuntungan.
  4. Mengangkut Produk : Distributor juga bertugas untuk memindahkan atau mengangkut barang dari produsen ke konsumen.
  5. Mengklasifikasikan produk : Distributor mengklasifikasikan produk berdasarkan jenis, fungsi, atau harga untuk mempermudah dalam penyaluran kepada konsumen.
  6. Promosi Produk : Distributor juga melakukan promosi produk untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Kegiatan promosi yang dilakukan menjelaskan mengenai manfaat produk, harga produk, kualitas produk, dll melalui ilkan.

Kegiatan Konsumsi

Kegiatan konsumsi adalah kegiatan ekonomi dengan tujuan menggunakan barang atau jasa yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau tidak untuk dijual kembali. Orang yang melakukan kegiatan ekonomi disebut konsumen.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi

  1. Pendapatan : Semakin tinggi pendapatan konsumen, maka akan semakin tinggi juga tingkat konsumsinya. Begitu juga sebaliknya, jika pendapatan konsumen rendah, maka konsumsi akan semakin rendah.
  2. Harga Produk : Tingkat konsumsi juga dipengaruhi oleh harga produknya. Konsumsi dapat ditingkatkan ketika harga produk rendah dan konsumsi dapat dikurangi ketika harga produk tinggi.
  3. Selera konsumen : Selera konsumen juga mempengaruhi tingkat konsumsi suatu produk.
  4. Gaya Hidup : Orang yang memiliki gaya hidup konsumtif pasti memiliki tingkat konsumsi jauh lebih tinggi.
  5. Model barang : Model barang yang sedang tren mempengaruhi tingkat konsumsi.
  6. Adat Istiadat : Adat Istiadat juga mempengaruhi tingkat konsumsi pada produk tertentu misalnya barang yang digunakan untuk upacara khusus tentu konsumsinya akan meningkat ketika akan dilakukan upacara tersebut.

Ciri-ciri Barang Konsumsi

  1. Barang yang dikonsumsi merupakan barang yang memiliki nilai ekonomi yaitu membutuhkan pengorbanan untuk mendapatkannya.
  2. Barang yang dikonsumsi merupakan hasil produksi manusia. Contohnya mobil.
  3. Barang yang dikonsumsi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Contoh seseorang membeli baju untuk memenuhi kebutuhan sandangnya, membeli mobil untuk memenuhi kebutuhan transportasinya.
  4. Barang yang dikonsumsi dapat habis atau menyusut hingga akhirnya barang tersebut tidak bermanfat lagi. Contoh seseorang yang menggunakan mobil sebagai alat transportasi, semakin lama umur mobil tersebut, maka nilai ekonomi mobil tersebut akan berkurang. Berdasarkan habis atau tidaknya suaru barang, dalam ekonomi dibedakan menjadi dua antara lain : barang habis pakai yaitu barang yang akan habis dalam sekali pemakaian seperti makanan dan barang tidak habis pakai yaitu barang yang dapat digunakan berkali-kali atau dapat dipakai dalam jangka waktu cukup lama misalnya sepatu, tas, rumah, dll.

Pertanyaan Umum

Ada berapa kegiatan ekonomi?

Kegiatan ekonomi ada 3 yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

Orang yang melakukan kegiatan distribusi disebut?

Distributor.

Bagaimana proses kegiatan produksi?

Proses kegiatan produksi yaitu Input -> Proses -> output.

Bagaimana pendapatan mempengaruhi tingkat konsumsi?

Apabila pendapatan masyarakat meningkat, maka masyarakat juga akan meningkatkan konsumsinya. Jika pendapatan masyarakat menurun, maka tingkat konsumsi masyarakatpun menurun.

Apa yang kamu ketahui tentang distribusi langsung?

Distribusi langsung adalah kegiatan menyalurkan produk ke konsumen yang dilakukan sendiri oleh produsen. Contoh perusahaan roti di sebuah mall biasanya melakukan produksi roti dan melakukan penjualan langsung di tempat tersebut.

Apa saja faktor-faktor yang produksi?

Faktor produksi antara lain Sumber Daya Alam, Tenaga Kerja, Modal, dan Kewirausahaan.

Apa saja fungsi-fungsi distributor?

Fungsi distributor antara lain membeli, menyimpan, menjual, mengangkut, menglkasifikasikan, dan memasarkan produk.

Apa yang kamu ketahui tentang barang jadi?

Barang Jadi adalah barang yang sudah diolah hingga siap untuk dipasarkan ke konsumen. Contoh pakaian, mobil, makanan, dll.

Apa yang kamu ketahui tentang barang tidak habis pakai?

Barang tidak habis pakai yaitu barang yang dapat digunakan berkali-kali atau dapat dipakai dalam jangka waktu cukup lama misalnya sepatu, tas, rumah, dll.

Study Kasus

Benang adalah barang yang dapat digolongkan sebagai barang jadi dari suatu proses produksi, dan dapat juga digolongkan menjadi bahan setengah jadi yang digunakan sebagai input suatu proses produksi. Jika perusahaan memang memproduksi benang menjadi barang jadi, yang mana dapat langsung digunakan oleh konsumen baik konsumen individu maupun perusahaan, maka bahan baku yang digunakan adalah sutra. Pada perusahaan tekstil yang memproduksi lembaran kain, benang adalah barang setengah jadi yang digunakan sebagai input dari proses produksi.

Daftar Pustaka

  • Slavin, Stephen L. 2014. Microeconomics Eleventh Edition. New York : MC Graw Hill Education

Baca juga