Home / Ekonomi / Keseimbangan Pasar

Keseimbangan Pasar

  • 7 min read

Penulis : Yulia Dwi Rakhmawati Mahasiswa UNAS

Keseimbangan Pasar (market equilibrium)

Sebelum mempelajari mengenai keseimbangan pasar, pastikan kalian sudah memahami konsep permintaan dan penawaran terlebih dahulu, karena keseimbangan pasar terbentuk dari adanya permintaan dan penawaran di pasar. Disebut keseimbangan pasar artinya ada keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Keseimbangan pasar adalah ketika harga keseimbangan mencapai titik dimana jumlah barang yang diminta (Qd) sama dengan jumlah barang yang ditawarkan (Qs). Harga keseimbangan biasa disebut dengan market clearing price pada kondisi ini, pihak pembeli dan penjual di pasar merasa puas karena pembeli dapat membeli barang yang ingin dia beli, dan penjual dapat menjual barang yang ingin dia jual. Kuantitas keseimbangan adalah jumlah atau kuantitas barang yang diminta dan ditawarkan pada harga keseimbangan (harga permintaan dan penawaran sama). Jadi, pada titik keseimbangan terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli mengenai harga (price) dan jumlah (quantity).

Kurva Keseimbangan Pasar

Seperti yang kita bahas diatas, bahwa keseimbangan pasar adalah kesepakat antara penjual dan pembeli mengenai harga dan kuantitas barang. Jadi, kurva keseimbangan adalah kurva yang menunjukkan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan dan pembeli bersedia membeli pada tingkat harga tertentu.

Syarat keseimbangan adalah jumlah (Q) dan harga (P) barang yang ingin dibeli oleh konsumen sama dengan jumlah (Q) dan harga (P) yang ingin dijual produsen.

Keseimbangan biasa dilambangkan dengan E diambil dari kata Equilibrium. Dari penjelasan diatas, dapat diambil bentuk rumus keseimbangan adalah sebagai berikut :

E

Qd = Qs

Qd-Qs = 0

kurva keseimbangan pasar

Keterangan:

  • P pada kurva adalah price (harga) yaitu garis yang menunjukkan angka harga barang atau jasa.
  • Q adalah quantity (jumlah unit barang atau jasa) yaitu garis yang menunjukkan jumlah atau angka unit barang atau jasa.
  • Qd adalah Demand Curve (kurva permintaan)
  • Qs adalah Supply Curve (kurva penawaran)
  • E adalah Equilibrium (titik keseimbangan)
  • Pe adalah Price Equilibrium (harga keseimbangan atau harga yang disepakati oleh penjual dan pembeli)
  • Qe adalah Quantity Equilibrium (jumlah unit pada keseimbangan atau yang telah disepakati oleh penjual dan pembeli)

Surplus Produsen (Producer’s Surplus)dan surplus Konsumen (Consumer’s Surplus)

Sebelum terjadi kesepkatan harga, produsen dan konsumen tawar-menawar saling mempertahankan keinginannya, konsumen menginginkan barang dan jasa dengan harga paling murah dan kualitas paling baik. Sedangkan produsen menginginkan untuk menjual barang atau jasanya dengan harga tertinggi. Setelah melakukan tawar menawar sampai menghasilkan harga keseimbangan, disitu terdapat surplus produsen dan surplus konsumen.

Konsumen mendapatkan surplus karena berhasil membeli barang atau jasa dengan harga lebih rendah dari harga yang sebelumya dia bersedia untuk membeli, kondisi inilah yang disebut dengan surplus konsumen. Produsen mendapat suplus karena berhasil menjual barang atau jasa dengan harga lebih tinggi dari harga yang sebelumya ingin menjual kondisi inilah yang disebut surplus produsen.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat kurva berikut ini :

kurva keseimbangan pasar 1

Keterangan

Dapat dilihat bahwa harga keseimbangaan yang disepakati adalah hargaa sebesar Pe. Diawal, konsumen bersedia membeli dengan harga P1, namun setelah adanya kesepakatan konsumen bisa membeli dengan harga lebih rendah sehingga konsumen mendapatkan surplus. Sedangkan pada produsen, awalnya bersedia menjual dengan harga P2, namun setelah adanya harga keseimbangan maka produsen dapat menjual dengan harga yang lebih tinggi, sehingga produsen mendapatkan surplus.

Kelebihan Penawaran (Excess Supply) dan Kelebihan Permintaan (Excess Demand)

Tingkat harga yang berada di bawah harga keseimbangan, maka jumlah yang ditawarkan akan lebih kecil dari jumlah yang diminta, kondisi ini disebut dengan kelebihan permintaan (excess demand) atau kondisi kekurangan penawaran (supply shortage). Sedangkan pada tingkat harga berada di atas harga keseimbangan, maka jumlah yang ditawarkan akan lebih besar dari jumlah yang diminta, kondisi inilah yang disebut dengan kelebihan penawaran (excess supply) atau kondisi kekurangan permintaan (demand shortage). Itu adalah kondisi kelebihan permintaan dan penawaran yang dikemukakan oleh Rosyidi (2001).

Jadi, terjadi kelebihan penawaran itu ketika jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen lebih tinggi dari jumlah yang diminta oleh konsumen, sedangkan kelebihan permintaan adalah jumlah permintaan konsumen atas barang atau jasa lebih tinggi dari jumlah yang ditawarkan oleh produsen.

Untuk lebih jelasnya, kita lihat kurva keseimbangan berikut ini.

kurva keseimbangan pasar 2

Keterangan

  1. Harga keseimbangan pada kurva tersebut berada di tingkat harga (P) 8 dengan jumlah (Q) keseimbangan 10.
  2. Jika harga pada pasar di atas harga keseimbangan (P>Pe) yaitu P=10 maka terjadi kelebihan penawaran (Excess Supply) sebesar 4 yaitu dari 11-7=4 (titik B-A).
  3. Jikaa harga pada pasar di bawah harga keseimbangan (P<Pe) yaitu P=5 maka terjadi kelebihan permintaan (excess demand) sebesar 6 yaitu dari 12-6=6 (titik D-C).

Pertanyaan Umum

  1. Apa yang disebut dengan keseimbangan harga ?

Jawab : harga keseimbangan adalah harga yang disepakati oleh penjual dan pembeli pada jumlah unit tertentu.

2. Apa yang kamu ketahui tentang permintaan ?

Jawab : permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang konsumen mampu dan ingin membeli.

3. Apa yang disebut dengan kurva keseimbangan?

Jawab : kurva yang menunjukkan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan dan pembeli bersedia membeli pada tingkat harga tertentu

4. Apa yang dimaksud dengan surplus produsen ?

Jawab : Produsen barang atau jasa dengan harga lebih tinggi dari harga yang sebelumya ingin menjual.

5. Apa yang dimaksud dengan kelebihan permintaan?

Jawab : kelebihan permintaan adalah ketika jumlah barang atau jasa yang diminta konsumen melebihi jumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen.

Contoh Soal Latihan

  1. Diketahui fungsi Permintaan adalah Qd = 20 – 4P, dan fungsi pernawarannya adalah Qs = -10 + 2P. Tentukan harga keseimbangannya!!

Jawab : E ; Qd = Qs

20 – 4P = -10 + 2P

-4P – 2P = -10 – 20

-6P = -30

P = 5

Jadi, harga keseimbangan dari dua persamaan tersebut sebesar 5

2. Diketahui fungsi permintaan adalah Pd = 44 – 3Q , dan fungsi Ps = 12 + 5Q. Tentukan Q keseimbangan!

Jawab : E ; Pd = Ps

44 – 3Q = + 5Q

-3Q – 5Q = 12 – 44

-8Q = -32

Q = 4

Jadi, Q keseimbangan dari dua persamaan tersebut adalah 4.

3. Diketahui fungsi permintaan : Qd = 50 – 2Px, dan fungsi Penawaran : Qs = -10 + 4Px. Tentukan P dan Q keseimbangan!

Jawab E; Qd = Qs

50 – 2Px = -10 + 4Px

-6Px = -60

Px = 10

Qd = 50 – 2Px

= 50 – 2 (10)

= 50 – 20

Q = 30

Jadi, dari dua persamaan tersebut, dapat diketahui P keseimbangan sebesar 10, dan Q keseimbangan sebesar 30

4. Pada soal nomor 3, jika harga (P) pasar sebesar 16, maka excess apa yang terjadi? Serta berapa nilai excess tersebut?

Jawab : jika P pasar sebesar 16, maka yang terjadi adalah excess supply karena harga berada diatas harga keseimbangan.

Qd = 50 – 2P

Qd = 50 – 2 (16)

Qd = 18

Qs = – 10 + 4P

Qs = -10 + 4 (16)

Qs = 54

Excess Supply = 54 – 18 = 36

Jadi, nilai excess supply sebesar 36

Daftar Pustaka

  • Ansar. 2017. Teori Ekonomi Mikro. Bogor : IPB Press
  • Varian, Hal L. 2010. Intermediete microeconomics. New York: W.W. Norton & Company

Baca juga