Home / Kimia / Konsentrasi Larutan

Konsentrasi Larutan

  • 6 min read
Loading...

Pengertian Konsentrasi Larutan

Konsentrasi larutan adalah ukuran jumlah zat terlarut yang dilarutkan dalam sejumlah pelarut. Ada beberapa cara untuk menyatakan jumlah zat terlarut yang ada dalam suatu larutan.

  1. Larutan pekat (concentrated solution) adalah larutan yang memiliki jumlah zat terlarut yang relatif besar. Larutan pekat dapat terjadi jika kita memanaskan suatu larutan akan menyebabkan pelarut menguap dan memekatkan larutan tersebut karena perbandingan zat terlarut dengan pelarut akan meningkat.
  2. Larutan encer (dilute solution) adalah larutan yang memiliki jumlah zat terlarut yang relatif kecil. Larutan encer terjadi jika kita menambahkan lebih banyak air ke dalam larutan dan akan mengencerkan zat terlarutnya sehingga rasio zat terlarut dengan pelarut akan menurun.

Secara kualitatif kita dapat mengetahui apakah larutan tersebut pekat atau encer. Salah satu caranya dengan melihat warna larutan tersebut. Semakin pudar warna larutan maka larutan semakin encer. Dan sebaliknya jika larutan berwarna semakin pekat maka larutan semakin terkonsentrasi.

Loading...
300w" sizes="(max-width: 542px) 100vw, 542px" />

Parts per Million (PPM) dan Parts per Billion (PPB)

Dua unit untuk menentukan konsentrasi yaitu bagian per juta (PPB) dan bagian per miliar (PPM). Unit-unit ini digunakan untuk menentukan konsentrasi zat terlarut yang sangat kecil (encer) seperti jumlah timbal dalam air minum. Larutan dengan konsentrasi 15 ppm berarti terdiri dari 15 bagian zat terlarut per 1 juta bagian larutan. Larutan 22 ppb adalah 22 bagian zat terlarut per 1 miliar bagian larutan. Untuk mengetahui satuan bagian masing-masing maka disepakati sebagai mg atau μg zat terlarut per larutan dalam L.

Sebagai contoh, 32 ppm dapat ditulis sebagai 32 mg zat terlarut per 1 L larutan sementara 59 ppb dapat ditulis sebagai 59 μg zat terlarut per 1 L larutan.

Persen Konsentrasi

Cara untuk menggambarkan konsentrasi larutan secara kuantitatif yang relatif besar adalah dengan persen larutan yang tersusun dari zat terlarut. Persentase ini dapat ditentukan dalam tiga cara:

(1) massa zat terlarut dibagi dengan massa larutan (Persen Massa),

(2) volume zat terlarut dibagi dengan volume larutan (Persen Volume), atau

(3) massa zat terlarut zat terlarut dibagi dengan volume larutan (Molaritas).

Penjelasan:

a. Persen Massa

Ketika zat terlarut dalam larutan adalah berupa zat padat, maka cara yang umum digunakan dalam menentukan konsentrasi adalah persentase massa (massa / massa), yang merupakan gram zat terlarut per 100 g larutan. Persen massa biasanya dilambangkan dengan %w/w.

persen massa

Sebagai contoh: Misalkan larutan dibuat dengan melarutkan 25 gram gula ke dalam 125 gram air. Persen massa akan dihitung sebagai berikut:

Persen massa

b. Persen Volume

Persentase zat terlarut dalam suatu larutan dapat lebih mudah ditentukan oleh persen volume saat zat terlarut dan zat pelarutnya merupakan cairan. Volume zat terlarut dibagi dengan volume pelarut dinyatakan dalam %v/v.

Persen Volume

Loading...

Sebagai contoh: Jika larutan etanol dibuat dari 40 ml etanol dan air sebanyak 240 ml. Maka persentase volumenya adalah:

Persen Volume

c. Molaritas

Dalam reaksi kimia, konsentrasi larutan digunakan untuk menjelaskan jumlah partikel yang dapat bereaksi sesuai dengan persamaan kimia tertentu. Molaritas menjadi salah satu cara yang banyak digunakan dalam menentukan konsentrasi dalam reaksi kimia. Molaritas (M) suatu larutan adalah jumlah mol zat terlarut yang dilarutkan dalam satu liter larutan. Untuk menghitung molaritas suatu larutan, maka mol zat terlarut dibagi dengan volume larutan yang dinyatakan dalam liter.

rumus Molaritas

Preparasi Larutan berdasarkan Molaritas

Untuk menyiapkan larutan yang mengandung konsentrasi zat tertentu, maka dilakukan pelarutan sejumlah mol zat terlarut dalam pelarut yang cukup untuk memberikan volume akhir larutan yang diinginkan. Sebagai contoh prosedur untuk menyiapkan larutan kobalt (II) klorida dihidrat dalam etanol. Mula-mula menimbang sejumlah 10 gram CoCl2.2H2O (Mr = 165,87 gr/mol). Kemudian padatan tersebut dilarutkan dalam etanol pada labu ukur 500 mL. Pastikan bahwa CoCl2.2H2O larut sempurna dan larutkan hingga tanda batas. Penentuan konsentrasinya yaitu:

Preparasi Larutan berdasarkan Molaritas

Preparasi Larutan berdasarkan Molaritas

Pengenceran

Ketika air ditambahkan ke suatu larutan yang sudah diketahui konsentrasinya, konsentrasi larutan itu berkurang. Hal ini karena jumlah mol zat terlarut tidak berubah, tetapi volume total larutan meningkat. Kita dapat mengatur kesetaraan antara mol zat terlarut sebelum pengenceran (1) dan mol zat terlarut setelah pengenceran (2).

Mol 1 = Mol 2

M1 x V1 = M2 x V2

Misalnya kita memiliki 100 ml larutan HCl 2 M. Kemudian kita mengencerkan larutan dengan menambahkan air secukupnya untuk membuat volume larutan 500 ml. Molaritas baru dapat dihitung dengan menggunakan persamaan di atas dan penyelesaian sebagai berikut

A close up of a logo Description automatically generated

Contoh Soal Latihan

D5W merupakan suatu larutan dekstrosa atau glukosa sekitar 5% dalam air. Larutan D5W ini banyak diaplikasikan dalam pengganti cairan tubuh yang diinjeksikan melalui intravena. Jika diketahui larutan D5W mengandung 0,310 M glukosa. Tentukan massa glukosa yang dibutuhkan untuk menyiapkan 500 ml larutan. (Mr Glukosa = 180,16 gr/mol).

Jawab:

A picture containing knife, table Description automatically generated

Daftar Pustaka

  • Brown, T.L., LeMay, H. E., Bursten, B. E., Murphy, C.J., & Woodward, P. M. (2012). Chemistry: The Central Science. (12th Ed). Upper Saddler River, NJ: Pearson Prentice Hall
  • Halpern, Joshua. (2020). Concentration Solution. Libretexts. https://chem.libretexts.org/Bookshelves/General_Chemistry/Map%3A_Chemistry_-_The_Central_Science_(Brown_et_al.)/04._Reactions_in_Aqueous_Solution/4.5%3A_Concentration_of_Solutions diakses pada tanggal 28 Juni 2020
  • Soult, Allison. (2019). Concentrations of Solutions. Libretexts. https://chem.libretexts.org/Courses/University_of_Kentucky/UK%3A_CHE_103_-_Chemistry_for_Allied_Health_(Soult)/Chapters/Chapter_8%3A_Properties_of_Solutions/8.1%3A_Concentrations_of_Solutions diakses pada tanggal 28 Juni 2020

Baca juga

Loading...