Home / B. Inggris / narrative text

Narrative Text

  • 11 min read
Loading...

Penulis : Dinny Raudhatun Nurris – Toastmasters International Member

Pengertian Narrative Text

Pernahkah kamu mendengar tentang narrative text? Lalu, apa yang kamu ketahui tentang narrative text? Atau kamu justru bingung apa yang dimaksud dengan narrative text? Daripada bingung dan menerka-nerka, yuk belajar bersama tentang narrative text!

Narrative text adalah sebuah teks sastra fiktif atau non-fiktif yang ditulis dalam rangkaian peristiwa yang runtut atau kronologis. Narrative text sendiri dibuat dalam bentuk cerita yang menghibur, maka dari itu, alur cerita narrative text tidak boleh diceritakan secara acak. Narrative text bersifat imajinatif dan berlatar waktu di masa lampau.

Tujuan

Jika kita merujuk pada definisi narrative text di atas, narrative text dibuat dengan tujuan untuk menghibur pembaca. Oleh karena itu, kita dapat menemukan ragam alur cerita yang membawa imajinasi pembaca masuk ke dalam setiap cerita. Namun, seringkali narrative text diasosiasikan dengan cerita mitos atau yang bertemakan mistis. Sebenarnya, narrative text juga dapat berupa cerita khayalan dengan tokoh hewan ataupun

Loading...
cerita petualangan.

Baca juga

Jenis Narrative Text

Narrative text memiliki banyak jenis yang beragam. Narrative text dapat berupa cerita khayalan yang dibuat oleh seseorang atau cerita mitos yang berkembang di masyarakat. Berikut ini adalah jeni-jenis narrative text yang perlu kamu ketahui:

  • Fairy tales (cerita dongeng) – Fairy tale adalah cerita anak-anak yang melibatkan sosok-sosok imajinatif. Latar kejadian fairy tales umumnya berada di suatu tempat yang imajiner (tidak nyata).
  • Folktales (cerita rakyat) –Folktales atau cerita rakyat adalah cerita yang berkembang di suatu kelompok masyarakat tertentu. Folktales sendiri sangat erat kaitannya dengan budaya yang berkembang di kelompok masyarakat tersebut. Oleh karena itu, ada banyak sekali folktales yang dapat kamu gunakan untuk menceritakannya kembali kepada orang lain.
  • Science fiction (cerita khayal yang bersifat ilmiah) –Science fiction adalah cerita fiksi yang menggunakan imajinasi ilmiah sebagai salah satu unsur ceritanya. Umumnya, science fiction akan emlibatkan penggunaat alat-alat mutakhir yang sudah maupun belum diciptakan saat ini.
  • Romance (romansa) -Cerita romansa adalah jenis cerita yang berfokus pada hubungan antarmanusia dengan bumbu konflik antar tokohnya.
  • Horror (cerita yang mengerikan) -Seperti namanya, cerita horor melibatkan hubungan antara manusia dengan sosok lain, umumya makhluk halus. Cerita horor dikemas dengan sedemikian rupa untuk mengeksploitasi rasa takut pembaca.
  • Fable (cerita hewan/fabel) -Fabel adalah salah satu jenis narrative text yang paling banyak ditulis untuk anak-anak. Fabel merupakan cerita pendek dengan menggunakan hewan-hewan sebagai tokohnya. Cerita fabel umumnya disisipi dengan moral value (pesan moral) yang dapat dipetik oleh pembacanya.
  • Myth and legend (mitos dan legenda) – Cerita mitos adalah cerita tradisional yang berkembang di kelompok masyarakat tertentu tentang suatu kejadian alam ataupun masyarakat itu sendiri. Biasanya cerita mitos menggunakan makhluk halus sebagai salah satu tokohnya.
  • Slice of life (cerita yang merefleksikan kehidupan sehari-hari) –Slice of life adalah cerita imajiner yang dibuat untuk menunjukkan kepada pembaca apa yang sebenarnya terjadi pada sekitar kita tanpa kita sadari. Jenis cerita ini biasanya akan mengulik pikiran pembaca dari berbagai sudut pandang mengenai kehidupannya.

Unsur Kebahasaan Narrative Text

Setiap teks tentunya memiliki ciri khas bahasa yang membuatnya berbeda dengan jenis teks yang lain. Berikut ini adalah 5 unsur kebahasaan yang terdapat dalam narrative text.

  • Noun kata benda sebagai kata ganti orang, hewan, dan benda dalam cerita, misalnya the cunning fox, the wicked witch, cottage, dsb.
  • Past tense menunjukkan latar waktu cerita yang terjadi di masa lampau dengan menggunakan predikat bentuk lampau (Verbpast atau to be), misalnya was/were, went, began, kicked, dsb.
  • Time connector kata penghubung untuk mengurutkan peristiwa dalam cerita, misalnya after, then, soon, dsb.
  • Action verbs kata kerja yang menggambarkan sebuah tindakan tokoh secara fisik maupun pikiran, misalnya ran, thought, believed, knocked, dsb.
  • Saying dan thinking verbs kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan ujaran tokoh, misalnya said, asked, thought, dsb.

Struktur Narrative Text

Orientation  Paragraf orientation berupa awalan cerita yang memuat latar (tempat, waktu, atau suasana) dan tokoh.Once upon a time there was a young farmer whose name was Toba. He lived in a valley in which land was fertile, therefore he was able to support his life by the crops he grew although he was not a rich man.
Complication(s)  Pada paragraf ini, terjadi pengenalan konflik hingga berkembang sampai klimaks.One day, he felt like he wanted to eat fish so he went fishing at a river not far from his house. The river was usually rich with fish, but on that strange day. He did not catch any fish for a long time, so he decided to just go home. Just as he was preparing to leave, his rod and line still in the water caught a big fish. As he lifted the fish, it suddenly talked. The fish cried and begged him to release it.   Surprised to see a talking fish, he released it to the river, but suddenly the fish transformed into beautiful young woman. The young woman said that she was actually a princess cursed to be a fish. She thanked the young farmer for breaking her curse and to show her gratitude, she was willing to be his wife under the condition that the farmer should not tell anybody about her being a fish once or a terrible disaster would be fallen on him. So the farmer and the woman got married and after a while the woman gave birth to a baby boy. The boy grew up to be a child of great appetite. He was always hungry and would eat all the food at the table and would not even leave any food for his parents to eat.   One day the boy was asked to bring food to his father who was working on the field. But on the way, the boy ate up the food he carried. At the field, his father was very hungry and tired after working, but he found out there was no food left for him to eat. This made the farmer lost his temper and in anger, he hit the boy and called him a son of the fish.
Resolution(s)  Tokoh mulai menemukan penyelesaian konflik pada bagian resolution.  Crying, the boy ran home and asked his mother if he really was a son of a fish. Shocked and sad to hear that, his mother told the boy to climb to the hill near their house and to climb to the top of the tallest tree. She herself hurried up to the river where he met the young farmer the first time and disappeared.
Re-orientation/Coda  Bagian re-orientation berisi bagaimana tokoh menyadari akibat dari tindakannya terhadap konflik yang ada. Selain itu, bagian ini juga memuat nilai moral atau pelajaran yang dapat dipetik dari cerita.The sky turned black and thunder and lightning roared and heavy rain fell onto the valley. The rain was so hard and so long that the valley started to flood. The water got higher and higher until the valley was no more. It had turned into a lake. People named the lake after the farmer, Toba. The hill became an island in the middle of the lake, and it was named Samosir Island. The son was believed to be the ancestor of Batak People of North Sumatera.

Apa Perbedaan Narrative Text dan Recount Text

Karena latar waktu narrative text yang berada di masa lampau, biasanya banyak orang yang salah memahami narrative text sebagai recount text, mengingat kedua jenis teks sastra bahasa Inggris tersebut sama sama menggunakan latar waktu di masa lampau. Lalu, apa bedanya narrative text dengan recount text? Perhatikan tabel berikut ini ya.

NARRATIVE TEXTRECOUNT TEXT

Bertujuan untuk menghibur pembaca.

Bertujuan menceritakan kembali peristiwa yang dialami oleh penulis.

Memasukkan konflik antar tokoh cerita di dalam rangkaian peristiwanya.

Fokus pada urutan peristiwa tanpa memasukkan unsur konflik cerita di dalam rangkaian peristiwanya.

Memiliki klimaks konflik dan diakhiri dengan pemecahan dari konflik tersebut.

Hanya berisi rangkaian peristiwa yang runtut.

Dapat ditemukan pada cerita dongeng, cerita rakyat, cerita petualangan, dsb.

Dapat ditemukan pada laporan kepolisian, buku diari, biografi seseorang, dsb.

Bagaimana setelah membaca seluruh materi narrative text di atas? Apakah kamu sudah lebih memahami narrative text? Di bawah ini kami memberikan satu narrative text beserta beberapa pertanyaan comprehension untuk melatih pemahaman kalian terhadap narrative text lebih dalam, yuk berlatih bersama!

Contoh soal Latihan

Little Boy with a Slingshot

Once upon a time Sammy and his sister Marie visited their grandparents at their farm. Sammy picked up a slingshot to play with out in the woods. He practiced in the woods, but he could never hit the target. Getting a little discouraged, he jeaded back for the lunch. As he weas walking back, he saw Grandma’s pet duck.

Just out of impulse, he let the slingshot fly which hit the duck square in the head and killed it. He was shocked and grieved. In a panic, he his the dead duck in the pile of woods. Marie had seen it all from the window, but she said nothing. After the lunch, the next day Grandma said, “Marie, let’s wash the dishes.” Marie said, “But Grandma, Sammy told me he wanted to hel in the kitchen.”

Then she wishpered to Sammy, “Remember the duck?” Sammy got nervous knowing his sister knew about the duck and if he did not obey, she might tell his grandparents about it. So, without saying anything, he did the dishes.

Later that day, Grandpa asked if the children wanted to go fishing but Grandma said, “I’m sorry but I need Marie to help make a supper.” Marie just smiled and said, “Well that’s all right because Sammy told me he wanted to help.”

She whishpered gain to Sammy, “Remember the duck?” So, Marie went fishing and Sammy stayed to help. After several days of Marie taking advantage of Sammy, he finally couldn’t stand it any longer. He came to Grandma and confessed that he had killed the duck.

Grandma knelt down, gave him a hug and said, “Sweetheart, I know. I was standing at the window and I saw the whole thing but because I love you, I’ve forgiven you. I was just wondering how long you would let Marie take advantage of you.”

(Adapted from: https://www.moralstories.org/little-boy-sliingshot/)

Jawablah pilihan ganda berikut ini:

1. What kind of social situation has possibly inspired the creation of the story?

a. Feeling reluctant to confess their mistakes so feel guilty all the time

Loading...

b. Holding ideas that confessiong their mistakes is safer than hiding them

c. Using people’s mistakes for taking advantage of them

d. Being not responsible for the mistakes they have committed

e. Hiding their mistakes without feeling guilty

2. What can we learn from the story?

a. Confess your mistakes and take away the load of guilt from your heart.

b. Other people may use your hidden mistake to make use of you

c. By hiding your mistakes, you will feel guilty all the time

d. We should not take other people’s honesty for granted

e. It is easier to make mistake than to confess them

3. The underlined word in “Marie had seen it all from the windown, ..” (paragraph 2) refers to the event when Sammy …

a. Killed the duck

b. Hid the dead duck

c. Attempted to hide his mistake

d. Was using a slingshot to kill the duck

e. Was practising using a slingshot to hit targets

4. How are paragraphs 3 and 5 related?

a. Sammy’s guilt in Paragraph 3 was forgiven in paragraph 5

b. Both paragraphs show how Marie took advantage of Sammy’s mistake

c. Both paragraphs show Mary and Sammy were very close to each other

d. Sammy’s mistake in paragraph 3 was being used by Mary in paragraph 5

e. Paragraph 3 is about Marry make use of Sammy’s guilt; paragraph 5 is about Sammy’s confession

Kunci jawaban

  1. C
  2. A
  3. A
  4. B

Pertanyaan umum

Apa itu narrative text

Narrative text merupakan sebuah teks sastra fiktif atau non-fiktif yang ditulis dalam rangkaian peristiwa yang runtut atau kronologis yang biasa digunakan dalam tujuan menghibur.

Apa saja bentuk dari narrative text?

Fairy tales (cerita dongeng), folktales (cerita rakyat), science fiction (cerita khayal yang bersifat ilmiah), romance, horror, Fable (cerita hewan), Myth and legend (mitos dan legenda), Slice of life (cerita yang merefleksikan kehidupan sehari-hari).

Tujuan narrative text?

Narrative text memiliki tujuan untuk menghibur pembaca, ini bisa termasuk cerita mitos, horor, cerita hewan atau cerita petualangan.

Daftar Pustaka

  • Ambarini, Rd. Yuke H., dkk. (2017). Intisari & Bank Soal Bahasa Inggris untuk SMP/MTs. Bandung: Penerbit Yrama Widya
  • BSNP & Puspendik Balitbang. (2019). Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019 SMA/MA Program Studi IPA: Bahasa Inggris. Jakarta Pusat: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga

Loading...
Loading...