Home / Fisika / Notasi Ilmiah

Notasi Ilmiah

  • 7 min read

Penulis : Deyan Prashna, Departemen Fisika, FMIPA, Universitas Indonesia 2016

Bilangan merupakan angka yang digunakan untuk menyatakan kuantitas pengukuran. Pengukuran merupakan kegiatan untuk menentukan besaran fisika dari objek yang diukur berdasarkan sistem SI. Notasi ilmiah diperlukan untuk menyatakan keefektifan (meringkasi) hasil pengukuran. Notasi ilimiah merupakan cara yang digunakan untuk menyederhanakan penulisan bilangan hasil pengukuran. Terdapat cara khusus dalam penulisannya. Notasi ilmiah terdiri dari bilangan asli dan bulat.

Ketika kamu sedang menulis nilai desimal, apakah ada kesulitan? Bentuk desimal dapat disederhanakan oleh notasi ilmiah. Lalu, apa itu notasi ilmiah? Bagaimana penulisannya? Yuk, simak artikel ini agar kamu dapat mengetahui jawabannya.

Pengertian Notasi Ilmiah

Fisika adalah ilmu yang mempelajari interaksi yang terjadi di alam baik secara makroskopis (interkasinya dapat dilihat langsung oleh mata atau tanpa bantuan alat optik) maupun mikorskopis (interkasinya tidak dapat dilihat langsung oleh mata atau membutuhkan bantuan alat optik). Dalam fisika, tidak akan terlepas dari pengukuran dimana pengukuran merupakan kegiatan untuk menentukan besaran fisika dari objek yang diukur berdasarkan satuan yang telah ditetapkan secara internasional (SI).

Hasil dari pengukuran tersebut berupa angka. Angka yang dihasilkan pun tidak selalu bilangan bulat, melainkan bisa berbentuk desimal.

Dalam penulisan hasil pengukuran, dibutuhkan penulisan yang efektif dan tidak membutuhkan terlalu banyak tempat. Jika kamu perhatikan massa proton sebesar notasi ilmiah , dalam penulisannya tersebut terdapat bilangan desimal dan orde 10 pangkat -24. Massa proton tersebut sudah sesuai dengan penulisan notasi ilmiah.

Notasi ilmiah merupakan cara penyederhanaan bentuk penulisan dari suatu bilangan (angka) desimal nilai yang besar atau pun kecil yang mana merupakan hasil dari pengukuran.

Jenis Bilangan

Bilangan merupakan angka yang digunakan untuk menyatakan jumlah (kuantitas) dari suatu hal. Bilangan terbagi menjadi dua jenis, yaitu bilangan desimal dan bilangan bulat.

Bilangan desimal adalah suatu bilangan yang menggunakan angka berbasis 10 dan angka-angkanya, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. Bilangan desimal juga disebut sebagai bilangan seper sepuluh. Bilangan desimal ditandai dengan adanya tanda koma. Contoh bilangan desimal seperti 1,9, 0,2, 0,005, dsb. Sedangkan bilangan bulat merupakan himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan cacah, bilangan asli, bilangan prima, bilangan komposit, bilangan nol, bilangan satu, bilangan negatif, bilangan positif, bilangan ganjil, dan bilangan genap. Berikut penjelasannya:

  • Bilangan positif adalah bilangan yang bernilai lebih dari nol. Bilangan positif atau juga dikenal sebagai bilangan asli.
  • Bilangan asli ditambah nol menjadi bilangan cacah.
  • Bilangan cacah ditambah bilangan negatif menjadi bilangan bulat.
  • Bilangan negatif adalah bilangan yang bernilai kurang dari nol.
  • Bilangan bulat terbagi menjadi dua jenis, yaitu bilangan bulat positif dan negatif. Bilangan bulat positif merupakan bilangan bulat yang bernilai positif dan dimulai dari 1 ke atas.
  • Bilangan bulat negatif merupakan bilangan yang bernilai negatif dan dimulai dari -1 ke atas.
  • Bilangan nol merupakan angka nol dan bukan termasuk kedalam bilangan bulat.
  • Bilangan satu merupakan angka 1 dan terletak diantara 0 dan 2, serta bilangan ini termasuk kedalam bilangan bulat positif.
  • Bilangan prima merupakan bilangan asli dengan nilai lebih besar dari 1 dan hanya bisa dibagi oleh 1 dan angka bilangan itu sendiri, contoh 2, 3, 5, 7, dst.
  • Bilangan komposit merupakan bilangan dengan nilai lebih dari 1 dan bukan termasuk kedalam bilangan prima. Bilangan ini memiliki lebih dari 2 faktor dan dapat dibagi selain angka 1 dan angka bilangan itu sendiri.

Bilangan komposit merupakan perkalian dari dua atau lebih bilangan prima. Terdapat suatu keunikan yang perlu kamu ketahui dimana angka 0 dan 1 bukan termasuk bilangan komposit dan prima karena angka nol memiliki faktor yang tak terhingga dan angka 1 hanya mempunyai satu faktor.

Contoh dari bilangan komposit, yaitu 4, 6, 8, 9, 10, dst.

Rumus Notasi Ilmiah

Dalam penulisan notasi ilmiah, terdapat rumus yang perlu kamu ketahui dan menjadi pedoman dalam penulisannya. Rumusnya sbb:

Rumus Notasi Ilmiah

dimana A merupakan bilangan asli dengan nilai dari 1 sampai 9, B merupakan bilangan bulat, notasi ilmiah 1 menunjukkan orde bilangan dengan n sebagai bilangan bulat yang menyatakan jumlah desimalnya baik bilangan bulat positif maupun negatif.

Perlu kamu ketahui bahwa angka di belakang koma merupakan B, sedangkan angka di depan koma merupakan A.

Penulisan Notasi Ilmiah

Penulisan notasi ilmiah dapat terbagi menjadi dua, yaitu untuk bilangan lebih dari 10 dan bilangan kurang dari 1. Perlu kamu ketahui bahwa penulisan notasi ilmiah hanya berlaku untuk angka lebih dari 10 dan kurang dari 1 karena angka 1 sampai 9 termasuk bilangan asli.

Notasi berbentuk bilangan desimal yang dikalikan orde bilangannya, . Berikut penjelasannya:

  • Bilangan lebih dari 10 dimana ordenya berupa bilangan bulat positif karena bilangan bulatnya merupakan bilangan bulat pertama di depan koma, caranya sbb:
  1. Meletakkan koma di belakang angka pertama dari bilangannya.
  2. Angka nol di belakang koma tidak menjadi masalah jika tidak dituliskan dan tidak perlu dinyatakan dalam ribuan jika angka di belakang koma dalam jumlah ribuan.
  3. Kemudian dikalikan dengan 1 dimana n menyatakan jumlah dari angka di belakang koma.
  4. Dalam penulisan notasi ilmiah dapat berlaku pembulatan.

Berikut contohnya:

Ubahlah 15.600.300 kedalam penulisan notasi ilmiah!

Jawab: Berdasarkan pers. (1), maka15.600.300 dapat ditulis menjadi

4

Penulisan yang salah yaitu

6

karena angka di belakang koma tidak perlu dinyatakan dalam bentuk ribuan.

  • Bilangan kurang dari 1 dimana ordenya merupakan bilangan bulat negatif karena bilangan bulatnya terletak di belakang koma pertama, caranya sbb:
  1. Bilangan kurang dari 1 sudah pasti bilangan desimal dengan dimulai angka 0. Kemudian kamu letakkan angka koma yang kedua (karena koma pertama merupakan koma dari bilangan desimal itu sendiri) di belakang satu angka dengan nilai antara 1 sampai 9.
  2. Setelah itu, dikalikan dengan orde 3 dimana n menyatakan jumlah angka di belakang koma pertama.
  3. Dalam penulisan notasi ilmiah dapat berlaku pembulatan.

Berikut contohnya:

Ubahlah 0,001678 kedalam penulisan notasi ilmiah!

Jawab: Berdasarkan pers. (1), maka 0,001678 dapat ditulis terlebih dahulu, yaitu

notasi ilmiah

Kemudian, ditulis menjadi

notasi ilmiah 11

Jadi, dapat disimpulkan bahwa notasi ilmiah merupakan bentuk penyederhanaan dari bilangan desimal yang dikalikan dengan orde bilangan tertentu dimana jumlahnya bergantung pada banyaknya angka di belakang koma. Penulisan notasi ilmiah dapat dibedakan menjadi penulisan untuk angka lebih dari 10 dan kurang dari 1.

Notasi ilmiah terdiri dari bilangan asli dan bilangan bulat. Notasi ilmiah berguna untuk keefektifan penulisan dari hasil pengukuran, juga agar terlihat lebih rapih.

Demikian, pembahasan artikel ini mengenai notasi ilmiah. Semoga pembahasannya mudah dimengerti dan dapat menjawab pertanyaan kamu terkait notasi ilmiah.

Sekian, terimakasih.

Daftar Pustaka

  • Adminami01. 2020. Notasi Ilmiah dan Cara Menulisnya Dalam Ilmu Fisika. Diperoleh dari https://rumusrumus.com/notasi-ilmiah/ (diakses pada 26 Juni 2020).
  • Fajrul. Bilangan Prima, Pengertian Lengkap dengan 3 Contoh dan Latihan Soal. Diperoleh dari https://www.google.com/amp/s/saintif.com/bilangan-prima/amp/ (diakses pada 26 Juni 2020).
  • Hitung, Rumus. 2019. Notasi Ilmiah dan Cara Menuliskannya. Diperoleh dari https://www.google.com/amp/s/rumushitung.com/2013/08/09/notasi-ilmiah-dan-cara-menuliskannya/amp/ (diakses pada 26 Juni 2020).
  • Penulis Advernesia. Bilangan Desimal dan Pecahan Desimal | Mengubah Pecahan ke Desimal (Sebaliknya). Diperoleh dari https://www.google.com/amp/s/www.advernesia.com/blog/matematika/bilangan-desimal-dan-pecahan-desimal/amp/ (diakses pada 26 Juni 2020).
  • Pintar, Kelas. Pengertian Bilangan Bulat dan Contohnya. Diperoleh dari https://www.google.com/amp/s/www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/pengertian-bilangan-bulat-dan-contohnya-2-1562/amp/ (diakses pada 26 Juni 2020).
  • Wardaya College. Notasi Ilmiah. Diperoleh dari https://www.wardayacollege.com/fisika/pengukuran/pengukuran/notasi-ilmiah/ (diakses pada 26 Juni 2020).

Baca juga