Home / B. Inggris / passive voice

Passive Voice

  • 8 min read
Loading...

Penulis : Dinny Raudhatun Nurris – Toastmasters International Member

Pengertian Passive Voice

Passive Voice atau kalimat pasif adalah sebuah bentuk kalimat yang menitikberatkan fokus kalimat pada pihak yang dikenai tindakan. Biasanya, pelaku tindakan dalam sebuah kalimat berada pada posisi sebagai subjek. Lain halnya dengan passive voice yang meletakkan penerima tindakan sebagai subjeknya. Akan tetapi, pelaku tindakan pada passive voice seringkali tidak disebutkan. Untuk penjelasan lebih lanjut, mari simak baik-baik penjabaran passive voice berikut ini.

Baca juga:

Passive voice dibentuk dengan meletakkan objek kalimat aktif menjadi subjek kalimat pasif. Kemudian, subjek kalimat pasif akan diikuti oleh to be dan past participle. Untuk memahami bagaimana passive voice terbentuk, mari simak contoh kalimat pasif berikut.

Active voice (kalimat aktif): My father planted a mango tree three weeks ago.

Passive voice (kalimat pasif): A mango tree was planted by my father three weeks ago.

Setelah mengetahui cara untuk membuat passive voice seperti

Loading...
contoh di atas, berikut kami jabarkan bagaimana pengubahan bentuk kalimat aktif menjadi pasif dalam berbagai macam tenses. Yuk, disimak baik-baik!

  Tenses Active Voice Passive Voice
Simple Present Tense She sends the message. The message is sent.
Simple Past Tense She sent the message. The message was sent.
Simple Future Tense She will send the message. The message will be sent
Going to She is going to send the message. The message is going to be sent.
Present Continous Tense She is sending the message. The message is being sent.
Past Continuous Tense She was sending the message. The message was being sent.
Present Perfect Tense She has sent the message. The message has been sent.
Past Perfect Tense She had sent the message. The message had been sent.
Infinitive She needs to send the message. The message needs to be sent.
Modals She sould send the message. The message should be sent.

Kapan kita dapat menggunakan passive voice

Passive voice umum sekali ditemukan dalam penulisan formal. Namun, passive voice ternyata tidak hanya digunakan untuk tujuan penulisan formal saja. Yuk perhatikan penjelasan berikut ini ya.

Passive voice digunakan ketika pelaku tindakan (agent) tidak diketahui, tidak menarik atau sudah jelas melalui konteks kalimatnya.

  • My uncle was murdered. Pada kalimat ini, kita tidak mengetahui siapa yang melakukan tindakan pembunuhan terhadap subjek tersebut.
  • The cake was already eaten. Yang menjadi fokus utama kalimat ini adalah kue yang sudah habis tidak penting siapa yang sudah menghabiskannya.
  • My brother is being operated. Pada kalimat ini sudah cukup jelas bahwa yang mengoperasi subjek adalah seorang dokter.

Passive voice digunakan untuk membuat pernyataan formal atau sopan.

  • The school tuition has been paid. (lebih sopan)
  • You haven’t paid the school tuition. (kurang sopan)

Passive voice digunakan ketika letak fokus utamanya ada pada tindakannya bukan pelakunya. Bentuk ini sering kita temukan pada laporan, tajuk berita, iklan, dsb.

  • 25 people have been taken into quarantine.

Untuk menekankan siapa pelaku tindakan tersebut.

  • Harry Potter was written by J.K. Rowling.

Kapan sebaiknya kita menggunakan atau menghilangkan agent

Agent adalah pelaku tindakan dalam kalimat pasif. Kita menggunakan preposisi ‘by’ dengan diikuti nama (by Jessica) atau kata benda (by the doctors) pada akhir kalimat pasif. Umumnya, kita menambahkan agent pada akhir kalimat untuk memberikan informasi penting yang apabila dihilangkan akan mengurangi makna dari kalimat tersebut. Misalnya:

That romantic letter was written by Tom.

Kalimat tersebut menyatakan bahwa penulis dari surat romantis tersebut adalah Tom, bukan orang lain. Ketika kita menghilangkan kata Tom yang bersifat sebagai agent / pelaku tindakan dari kalimat tersebut, maka makna dari kalimat akan tereduksi menjadi “Surat romantis itu telah ditulis”, padahal salah satu fokus dari kalimat pasif tersebut adalah Tom sebagai pelaku utama. Maka dalam konteks kalimat tersebut, agent tidak perlu dihilangkan karena itu merupakan salah satu informasi penting.

Seperti yang dijabarkan pada poin sebelumnya, kita tidak perlu menggunakan agent apabila:

  • Pelaku tindakan tidak diketahui ( “My purse has been stolen. ” )
  • Pelaku tindakan bukan merupakan hal yang menarik atau penting untuk diketahui ( “The traffic light button was pressed.” )
  • Pelaku tindakan sudah sangat jelas berdasarkan konteks kalimat yang ada ( “The criminals were arrested last night.” )
  • Pelaku tindakan kalimat aktifnya menggunakan kata ganti orang tidak bernama atau tidak spesifik, seperti someone, people, they, she, you, dsb ( “Someone sent me a strange package A strange package was sent.” )

Jenis bentuk passive voice

Dalam bahasa Inggris, tidak hanya tenses yang beragam, namun jenis passive voice pun beragam. Selain bentuk to be + past participle, passive voice juga memiliki jenis bentukan kalimat yang lain. Untuk memahami lebih lanjut apa saja jenis bentukan passive voice, mari simak penjelasan di bawah ini ya.

Double object

Dalam bahasa Inggris, seringkali kita temukan sebuah kalimat yang memiliki dua objek, yaitu objek benda (direct object atau objek langsung) dan objek orang (indirect object atau objek tidak langsung), seperti pada contoh di bawah ini.

The boy gives the girl a bouquet of roses.

(active voice)

Apabila kalimat tersebut diubah menjadi kalimat pasif, maka kalimatnya akan menjadi seperti ini

The girl is give a bouquet of roses.

A bouquet of roses is given to the girl.

(passive voice)

Setelah kita mengamati perubahan bentukan kalimat dari contoh di atas, dapat kita simpulkan bahwa kalimat pasif juga dapat dibentuk menjadi dua macam dengan menggunakan kedua objek, baik objek langsung (a bouquet of roses) atau objek tidak langsung (the girl).

Berikut ini adalah daftar kata kerja yang dapat memiliki dua objek:

ask

feed

find

give

hand

lend

offer

Loading...

pay

promise

sell

send

show

teach

etc.

Get + past participle

Bentuk passive voice menggunakan get + past participle biasanya digunakan dalam bahasa Inggris informal. Pada bentukan kalimat jenis ini, kata kerja get menggantikan posisi to be. Jenis passive voice ini dapat digunakan ke dalam beberapa fungsi berikut ini:

  • Kita dapat menggunakan get + past participle, saat ingin membicarakan peristiwa baik atau buruk.
  • Kita dapat menggunakan get + past participle, saat menyampaikan suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan. Kita tidak dapat menggunakan get + past participle untuk sesuatu yang sudah direncanakan sebelumnya.

Have/Get + Something + Done

Pada kalimat jenis ini, subjek kalimat tidak bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.

  • I’ll have my car washed.
  • We are getting our radio repaired.

Passive voice menggunakan gerund

Passive voice juga dapat ditemukan dalam kalimat aktif yang menggunakan kata kerja need atau want yang menunjukkan sesuatu yang dibutuhkan oleh subjek. Gerund (Ving) akan diletakkan setelah kata kerja need atau want. Contohnya:

  • My hair needs cutting (= My hair needs to be cut)

Selain digunakan setelah kata need atau want, passive voice juga bisa digunakan setelah preposition dan kata kerja yang diikuti gerund, seperti love, hate, like, etc.

  • I remember being alienated and bullied in junior high.
  • The children are excited about being taken to the museum.

Setelah menyimak penjabaran tentang passive voice di atas, mari asah pemahaman kalian dengan mengerjakan latihan di berikut ini. Selamat berlatih!

Contoh soal latihan 1

Ubahlah kalimat-kalimat berikut ini menjadi Passive Voice dengan tepat.

  1. My friend punched me yesterday

________________________________

2. She was buying some bananas

________________________________

3. Ben has delivered the letter

________________________________

4. Someone had repaired the wash disher before you came

________________________________

5. I will tell john your message

________________________________

Contoh soal latihan 2

Isilah bagian yang kosong dengan Active Voice atau Passive Voice yang tepat sesuai dengan kata kerja yang disediakan dalam kurung.

Last week, I went to the bookshop to buy a dictionary. I (1)_______ (greet) by the cashier. At first, I was confused, but it was actually Bambang, my old friend! He told me that someone (2)______(send) a WhatsApp message about the vacancy, so he applied and he(3)______(accept) by the manager.

The bookstore was quite nice because most of the shelves(4)______(have/clean) before I came. It was not difficult to find the dictionary since all of the books (5)______(properly/arrange). I went to the cashier and bought it.

Jawaban

Exercise I

  1. I was punched by my friend yesterday.
  2. Some bananas was being bought.
  3. The letter has been dlivered by Ben.
  4. The wash disher had been repaired before you came.
  5. Your message will be told to John.

John will be told your message.

Exercise II

  1. Was greeted
  2. Sent
  3. Was accepted
  4. Had been cleaned
  5. Were properly arranged

Pertanyaan Umum

Apa saja contoh passive voice?

Active voice : She sends the message.
Passive voice : The message is sent.

Apa sih formula passive voice?

Rumusnya banyak tergantung dari tenses yang digunakan.

Fungsi dari passive voice?

passive voice itu digunakan untuk menunjukkan ketertarikan pada objek yang dikenai tindakan dan bukan objek yang melakukan tindakan.

Daftar Pustaka

  • Azar, B.S. (1999). Understanding and Using English Grammar. New York: Pearson Education
  • Eastwood, J. (2012). Oxford Learner’s Pocket: Grammar. Oxford: Oxford University Press
  • English First. (XXXX). Passive Voice. https://www.ef.co.id/panduan-bahasa-inggris/tata-bahasa-inggris/passive-voice/ (online)

Baca juga:

Loading...