Home / Fisika / pemanasan global

Pemanasan Global

  • 9 min read

Penulis : Rafi Alif Fadilla, FMIPA Jurusan Fisika, Universitas Indonesia 2018

Pemanasan global – Apakah kalian pernah menyadari? Bahwasannya akhir akhir ini banyak kejadian kejadian yang bisa dikatakan diluar kebiasannya yang terjadi pada cuaca dan iklim bumi? Seperti hujan yang seringkali datang dengan tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda tertentu hingga fenomena yang ramai dibicarakan pada akhir tahun lalu yaitu meningkatnya nilai kualitas udara Jakarta yang mana hal ini memberikan dampak negatif kepada kehidupan manusia dan warga Jakarta pada khususnya.

Menurut situs AirVisual pada (4/8/2019) Jakarta menduduki peringkat nomer 2 sebagai kota dengan kualitas udara terburuk se-dunia.

pemanasan global

Pengertian Pemanasan Global

Hal ini adalah salah satu dari akibat dari peristiwa pemanasan global. Apasih pemanasan global itu? Sejatinya, kita bisa tahu apa itu pemanasan global hanya dengan memahami makna dari kalimat pemanasan global itu sendiri. Pemanasan artinya meningkatnya suhu suatu objek yang mengakibatkan menjadi lebih panas.

Global sendiri berasal dari kata globe, yaitu bumi/dunia. Berarti secara makna pemanasan global adalah meningkatnya suhu pada permukaan bumi yang meningkatkan kenaikan panas.

Setelah penelitian lebih lanjut, para peneliti menemukan pemanasan global dapat merubah tatanan iklim bumi akibat kenaikan suhu rata-rata bumi yang dapat berefek buruk pada kehidupan manusia maupun organisme lainnya.

Baca juga tulisan lain dari bacaboy

Tempat Terjadinya Pemanasan Global

karena kita hidup pada permukaan udara paling bawah dari bumi yang terdiri dari beberapa permukaan lapisan udara dan pemanasan global ini erat kaitannya dengan udara. Oleh sebab itu, pertama-tama kita harus tahu dimana sih letak terjadinya pemanasan global ini? Secara umum pemanasan global terjadi pada lapisan atmosfer bumi.

Atmosfer ini secara singkatnya adalah lapisan permukaan udara yang ada pada bumi. tapi tunggu dulu, lapisan atmosfer bumi sendiri terdiri dari beberapa lapisan permukaan lagi yaitu dari yang paling atas sampai paling bawah: eksosfer, termosfer, mesosfer, stratosfer dan troposfer.

lapisan permukaan
lapisan permukaan

Tapi pada kesempatan kali ini kita tidak mengkhususkan membahas tentang atmosfer namun membahas tempat terjadinya pemanasan global yang berada pada 2 lapisan atmosfer terbawah.

Lapisan itu tepatnya berada pada lapisan stratosfer dan troposfer. Nah dari permukaan tanah bumi, kita bisa menjangkau yang paling dekat dengan permukaan yang juga tempat terjadinya pemanasan global yaitu troposfer (kurang lebih 19 km dari permukaan bumi) disini terdapat awan awan di langit yang biasa kita lihat pada siang hari dan troposfer (maksimal 50 km dari permukaan bumi) disini terdapat pesawat-pesawat terbang yang biasa melintasi udara.

Pada troposfer juga terdapat suatu lapisan yang dinamakan lapisan ozon yang berfungsi menyaring sinar UV yang masuk ke bumi supaya tidak terlalu banyak sinar UV yang masuk ke bumi. karena jika terlalu banyak sinar UV yang masuk ke bumi akan membawa efek negatif, terutama pada bagian kulit manusia yang bisa menyebabkan terjadinya kanker kulit.

Selain menyebabkan penyakit pada manusia, perusakan lapisan ozon juga menyebabkan pemanasan global dengan adanya peristiwa efek rumah kaca. Apasih efek rumah kaca itu? Berikut akan kita bahas lebih lanjut.

Efek Rumah Kaca dan Gas Rumah Kaca

Seringkali kita mendengar istilah efek rumah kaca ini baik di dalam pelajaran di sekolah maupun pada berita-berita yang terdapat pada media. Namun perlu untuk ditekankan bahwa efek rumah kaca ini bukanlah terjadi akibat adanya rumah yang berbahan dasar kaca, dipikir-pikir juga kita jarang atau bahkan sama sekali belum pernah melihat rumah yang berbahan dasar kaca tapi seringkali saya menemui murid yang mengartikan efek rumah kaca seperti itu, itu adalah kesalahan.

Efek rumah kaca hanya istilah ilmiah yang mana secara arti istilah yaitu terperangkapnya sebagian panas matahari pada atmosfer-atmosfer bumi sehingga tidak bisa dipantulkan kembali keluar angkasa yang menyebabkan suhu rata-rata di bumi meningkat. Loh kenapa bisa? Pasti kita memiliki pertanyaan seperti itu. Nah kali ini akan dijelaskan apa sih penyebab terjadinya efek rumah kaca?

Efek rumah kaca sendiri terjadi akibat adanya gas-gas rumah kaca. Gas-gas rumah kaca inilah yang merusak lapisan ozon yang sudah kita bahas tadi, jadi gas-gas rumah kaca ini menggantikan peran dari lapisan ozon karena telah merusak lapisan tersebut namun gas-gas rumah kaca ini tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya lapisan ozon, bisa dibayangkan efek-efek yang terjadi akibat adanya gas-gas rumah kaca yang berlebihan ini? Sudah merusak lapisan ozon, dan berperan ‘memerangkap’ sinar matahari sehingga sinar matahari tersebut tidak bisa dipantulkan kembali ke ruang angkasa.

Gas-gas rumah kaca tersebut sebenarnya diperlukan juga oleh bumi supaya suhu bumi tidak terlalu dingin karena jika terlalu dingin juga akan bahaya dan mungkin akan melahirkan istilah baru yaitu pendinginan global namun gas-gas rumah kaca ini juga tidak boleh terlalu banyak karena berdampak sangat negatif dan bersifat menaikkan suhu bumi.

Udara bumi yang pada dasarnya tersusun atas mayoritas 78,09% nitrogen, 20,95% oksigen, 0,93% argon, 0,04% karbon dioksida, dan gas-gas lain yang terdiri dari neon, helium, metana, kripton, hidrogen, xenon, ozon, radon. Nah karena adanya ‘gangguan’ dari gas-gas lain yang kita namakan sebagai gas rumah kaca maka susunan gas daripada permukaan udara di bumi jadi kacau dan mengakibatkan efek negatif.

Berikut akan dijelaskan singkat penambahan gas-gas rumah kaca tersebut beserta persentasenya yang telah terlalu tinggi: Uap air (H2O) 36-70%, Karbon dioksida (CO2) 9-26%, Methana (CH4) 4-9%, Dinitrogen Oksida (N2O), CFC dan HCFC.

Kenapa sih bisa terjadinya penambahan gas-gas ‘pengganggu ini’? Nah terjadinya penambahan gas-gas ‘pengganggu’ ini juga ulah dari manusia itu sendiri yang akan kita bahas selanjutnya.

Dampak rumah kaca
Sumber foto: https://earthhow.com/

Penyebab Pemanasan Global

Sekarang kita bicara mengenai penyebab terjadinya pemanasan global yang sangat erat hubungannya dengan efek rumah kaca yang baru saja kita bahas. Jadi gampangnya hampir semua penyebab pemanasan global ini secara otomatis mengakibatkan efek rumah kaca yang akan berdampak pada pemanasan global maka dari itu kedua hal ini sangat berkaitan erat.

transportasi berbahan bakar fosil
transportasi berbahan bakar fosil

Penyebab pemanasan global yang pertama, yang paling besar pengaruhnya dan langsung bisa kita rasakan pengaruhnya pada kehidupan sehari-hari adalah meningkatnya penggunaan alat transportasi berbahan bakar minyak fosil. Baik itu transportasi di darat, laut maupun udara hampir semuanya menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil.

Terlebih lagi di kota metropolitan seperti Jakarta yang mana hamper setiap warganya mempunyai kendaraan sendiri entah itu mobil maupun motor. Hal ini jelas akan berdampak buruk pada kesehatan udara kita karena kendaraan fosil itu menghasilkan pembuangan berupa gas CO2 yang mana jika terdapat kelebihan gas CO2 di udara akan meningkatkan polusi udara dan efek jangka panjangnya meningkatkan suhu pada suatu daerah.

Lalu penggunaan alat-alat listrik bermesin pendingin seperti AC dan kulkas yang menghasilkan zat-zat CFC dan HCFC, CFC (cluoro fluoro carbon) adalah senyawa organik yang mengandung karbon hanya, klorin, dan fluorin, diproduksi sebagai turunan volatile metana, etana, dan propana. Dan HFC (hidro fluoro carbon) adalah gas turunan dari CFC namun dampaknya lebih ringan. Dampak paling besar dari CFC dan HFC adalah perusakan lapisan ozon.

Selain itu bidang pertanian juga menyumbangkan gas-gas rumah kaca akibat kegiatannya yang berasal dari hewan, bidang pertanian paling tinggi menyumbangkan gas metana dan dinitrogen oksida akibat pembuangan binatang terutama binatang sapi yang menghasilkan gas-gas ini yang tidak bisa dikendalikan karena ketergantungan manusia terhadap binatang sapi sangatlah erat.

Akibat manusia yang egois dan jahat kepada lingkungan yang terakhir adalah pembakaran hutan secara tidak bertanggungjawab hanya akan menghasilkan emisi gas buang yang sangat merugikan bagi bumi terlebih hutan adalah ‘paru-paru’ bumi, fungsi hutan untuk menghisap gas-gas pengganggu di udara seperi CO2, nah jika hutan selalu dibakar ataupun ditebang secara illegal hanya akan menghasilkan masalah baru dan juga gas emisi dari pembakaran hutan yang akan merusak kualitas udara di bumi.

Dampak Pemanasan Global

Dampak pemanasan global jika dilihat dari penyebab diatas tentu sangat banyak seperti yang sudah kita bicarakan mengenai kenaikan suhu bumi, meningkatnya polusi udara, dan juga kerusakan lapisan ozon yang mana semua ini merugikan kita.

mencairnya es dibelahan kutub
mencairnya es dibelahan kutub

Selain itu juga terdapat dampak lain seperti mencairnya es dibelahan kutub yang berdampak sinar matahari tidak bisa dipantulkan secara optimal karena seharusnya permukaan es dapat memantulkan sinar matahari kembali ke udara.

Lalu juga seringnya terjadi bencana alam adalah salah satu dampak dari pemanasan global juga, seperti tsunami, banjir, tornado dan lain lain.

Cara Menanggulangi Pemanasan Global

Sebenarnya cara menanggulangi pemanasan global itu bisa dilihat dari penyebabnya, dalam arti lain kita melawan terjadinya penyebab pemanasan global.

Sekarang ini sudah mulai digalakkan penggunaan kendaraan alternatif seperti kendaraan bertenaga listrik, ini adalah salah satu cara menanggulangi pemanasan global karena kendaraan listrik tidak menghasilkan emisi gas, ataupun untuk meminimalisir penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil kita bisa mencari cara lain seperti naik kendaraan umum.

Kita juga harus mengurangi penggunaan listrik dirumah karena hal tersebut bisa berakibat pemborosan sumber daya pembangkit listrik maupun peningkatan CFC dan HCFC.

Pemerintah sebagai pihak yang berwenang seyogyanya mengurangi kegiatan eksploitasi hutan dan menggalakkan kegiatan penghijauan karena akan berdampak positif pada lingkungan dan kita sebagai masyarakat bisa melakukan prilaku go green salah satunya mengurangi penggunaan plastik karena limbah plastic sukar untuk terurai dan akan menyebabkan pencemaran lingkungan yang berujung pada pemanasan global.

Contoh Soal Latihan

Penggunaan CFC dan HFC yang berlebihan akan berdampak pada?

Kerusakan lapisan ozon.

Berikan alasan mu mengapa efek rumah kaca diperlukan namun jika melebihi batas normal akan merugikan?

Efek rumah kaca yang proporsional akan membuat bumi hangat karena jika tidak ada efek rumah kaca, bumi akan jadi dingin. Namun efek rumah kaca yang berlebihan juga menyebabkan bumi menjadi kepanasan dan berdampak buruk.

Sebutkan beberapa alternatif prilaku mengurangi CO2 pada udara!

Naik kendaraan bertenaga listrik, berjalan kaki, naik sepeda, dan naik kendaraan umum.

Apakah mesin pendingin merusak lingkungan?

Mesin pendingin akan menghasilkan CFC dan HFC yang akan merusak lapisan ozon.

Bagaimana cara menanggulangi pemanasan global?

Salah satunya bisa menggunakan alat transportasi yang ramah lingkungan seperti kendaraan listrik.

Daftar Pustaka

  • https://www.nationalgeographic.com/environment/global-warming/global-warming-overview/ pengertian pemanasan global dan penyebab pemanasan global
  • https://www.britannica.com/science/global-warming efek rumah kaca dan gas rumah kaca
  • https://warmheartworldwide.org/climate-change/
  • https://www.northwestern.edu/fm/fm-staff/10-ways-to-stop-global-warming.html cara menanggulangi pemanasan global
  • https://www.livescience.com/37057-global-warming-effects.html dampak pemanasan global

Baca juga: