Home / Ekonomi / permintaan dan penawaran

Permintaan dan Penawaran

  • 8 min read

Penulis: Yukia Dwi Rakhmawati, Mahasiswi UNAS Jurusan Manajemen

Ketika memutuskan untuk mempelajari ilmu ekonomi, kalian akan terus berhubungan dengan kata permintaan dan penawaran, karena permintaan dan pernawaran merupakan kekuatan dalam penggerak perekonomian. Untuk itu, kalian harus bisa memahami konsep permintaan dan penawaran terlebih dahulu.

Nah, permintaan dan penawaran identik dengan pasar, kalau kalian datang ke pasar yang kalian lihat adalah transaksi jual beli bukan? Tetapi dibalik itu ada yang namanya permintaan dan penawaran. Yuk kita simak pembahasannya.

Permintaan (Demand)

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang akan dibeli konsumen pada tingkat harga tertentu dan pada waktu tertentu. Maksud dari pada waktu tertentu bisa dalam jam, hari, bulan, bahkan tahun.

Jenis permintaan

Berdasarkan daya belinya, permintaan dibagi menjadi tiga jenis yaitu permintaan efektif, permintan absolut, dan permintaan potensial.

  1. Permintaan efektif adalah permintaan terhadap suatu barang atau jasa yang disertai dengan kemampuan untuk membeli barang atau jasa tersebut. Permintaan efektif ini biasanya terjadi pada barang yang memang dibutuhkan seperti sandang dan pangan.
  2. Permintaan absolut adalah permintaan terhadap suatu barang atau jasa yang tidak disertai kemampuan untuk membeli. Misalnya, Anna ingin membeli boneka, tetapi Anna tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli boneka tersebut, maka itu adalah permintaan absolut.
  3. Permintaan Potensial adalah permintaan terhadap suatu barang atau jasa yang sebenarnya mampu untuk dibeli tetapi tidak ingin membeli. Misalnya, Doni memiliki uang yang cukup untuk membeli ponsel baru, namun Doni tidak membelinya karena Doni tidak menginginkannya.

Berdasarkan banyaknya pelaku, permintaan dibagi menjadi dua, yaitu permintaan individu dan permintaan kelompok.

  1. Permintaan individu adalah permintaan terhadap barang atau jasa oleh seseorang untuk memenuhi keinginan atau kebutuhannya.
  2. Permintan kelompok adalah permintaan terhadap barang atau jasa oleh beberapa individu atau kelompok.

Hukum Permintaan

Hukum permintaan berbunyi “jika harga produk naik, maka permintaan akan turun. Dan faktor lain dianggap tetap (cateris paribus) ketika kita berbicara mengenai permintaan, tentu kita akan berhadapan dengan kurva permintaan. Kurva permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara harga dengan barang yang diminta, hubungan antara harga (P) dan kuantitas (Q) adalah negatif sehingga kurva permintaan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah.

Kurva permintaan
Kurva permintaan

Faktor Permintaan

Berikut ini adalah faktor-faktor penentu permintaan serta pengaruhnya terhadap pergerakan atau pergeseran kurva permintaan.

Harga (Price)

Harga adalah faktor yang menyebabkan kurva permintaan bergerak, sesuai dengan hukum permintaan jika harga barang naik, maka permintaan akan turun. Begitu juga sebaliknya. Misalnya, ketika harga ice cream naik, maka permintaan terhadap ice cream akan turun.

pergerakan kurva permintaan

Pendapatan

Ketika pendapatan masyarakat meningkat, masyarakat cenderung akan membeli barang, sehingga akan meningkatkan permintaan. Faktor ini berlaku pada barang normal. Tetapi pada barang inferior seperti nasi jagung atau sendal jepit, permintaan justru akan menurun ketika pendapatan masyarakat naik.

Harga barang yang berkaitan

Harga barang yang berkaitan ini terbagi menjadi dua dan pengaruh terhadap permintaanpun berbeda. Barang yang berkaitan ini terdapat barang substitusi dan barang komplementer.

Barang substitusi adalah barang pengganti. Contohnya kopi adalah barang pengganti dari teh, ketika harga teh tinggi maka masyarakat akan beralih untuk membeli kopi, sehingga permintaan terhadap teh akan menurun.

Barang komplementer adalah barang pelengkap seperti gula sebagai pelengkap teh. Ketika harga gula naik, maka masyarakat akan mengurangi pembelian teh, sehingga permintaan terhadap teh akan menurun.

Selera Masyarakat

Selera masyarakat merupakan faktor yang paling dinamis karena selera masyarakat mudah berubah-ubah. Contohnya, masyarakat tadinya ingin membeli laptop, tetapi sekarang tersedia tablet layar sentuh yang lebih canggih. Beberapa konsumen lebih memilih tablet sehingga permintaan terhadap laptop menurun dan permintaan terhadap tablet meningkat.

Ekspektasi atau perkiraan kondisi ekonomi dimasa yang akan datang

Masyarakat terkadang bingung ketika ingin membeli barang atau jasa karena harga yang relatif mengalami perubahan. Misalnya, masyarakat memperkirakan minggu depan bawang akan mengalami kenaikkan harga, maka masyaraakat akan meningkatkan pembelian bawang, sehingga permintaan terhadap bawang akan meningkat.

pergesaran kurva permintaan
pergesaran kurva permintaan

Pengecualian Hukum Permintaan

Hukum permintaaan tidak selalu berlaku, ada beberaapa pengecualian untuk barang-barang yang tidak menggunakan hukum permintaan, seperti :

  1. Barang Spekulasi seperti saham, emas, dan tanah. Semakin tinggi harganya, justru permintaan akan meningkat. Sehingga tidak berlaku hukum permintaan.
  2. Barang Prestise yaitu barang yang ketika dibeli akan menambah prestise seseorang seperti barang antik ataupun mobil mewah.
  3. Barang Giffen yaitu barang yang ketika harganya turun, justru permntaannya akan turun.

Fungsi Permintaan

  • Qd= a-bP
  • Qd adalah jumlah permintaan
  • a adalah konstanta yang mewakili faktor lain selain harga
  • b adalah koefisien yang bertanda negatif menggambarkan hubungan harga dan jumlah barang yang diminta adalah negatif
  • P adalah harga barang yang berlaku.

Contoh 1: suatu fungsi permintaan Qd = 100 – 5P ketika harga barang tersebut sebesar Rp. 15 berapakah permintaannya?

Jawab

Qd = 100- 5P

Qd = 100 – 5(15)

Qd = 100 – 75

Qd = 25.

Jadi, ketika harga (P) barang tersebut sebesar 15, maka permintaannya sebesar 25.

Contoh 2

permintaan dan penawaran 6

Contoh 3

tabel permintaan
grafik permintaan

Penawaran

Setelah kita mempelajari tentang permintaan, selanjutnya kita belajar tentang pasangan dari permintaan yaitu penawaran. Kenapa kita sebut permintaan dan penawaran sebagai pasangan? Karena Jumlah penawaran adalah akibat adanya permintaan. Permintaan dilihat dari sudut kosumen, sedangkan penawaran dilihat dari sudut penjual atau produsen. Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang dimiliki oleh penjual dan siap untuk dijual.

kurva penawaran
kurva penawaran

Hukum Penawaran berbunyi “jika harga barang atau jasa naik maka kuantitas yang ditawarkan akan meningkat. Jika harga barang atau jasa turun, maka kuantitas barang atau jasa yang ditawarkan akan turun”. Hubungan antara harga dengan kuantitas pada penawaran berhubungan positif.

Faktor yang mempengaruhi penawaran

Tidak hanya permintaan yang memiliki faktor penentu, penawaranpun memiliki faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan atau pergeseran pada kurva penawaran.

Harga

Harga adalah faktor penggeser kurva penawaran. Sesuai dengan hukum penawaran ketika harga tinggi, maka penawaran akan meningkat.

pergerakan kurva penawaran
pergerakan kurva penawaran

Harga Input atau biaya produksi

Harga input atau biaya produksi akan berpengaruh pada jumlah produk yang ditawarkaan. Misalnya, pada perusahaan roti yang menggunakan bahan dasar gandum, harga gandum mengalami kenaikan sehingga biaya produksi roti tinggi menyebabkan penawaran berkurang.

  • Teknologi : Teknologi merupakan aspek yang penting dalam proses produksi yang mana akan berpengaruh juga pada penawaran. Ketika teknologi yang digunakan semakin canggih, maka proses produksi akan lebih efektif dan efisien sehingga dapat memproduksi barang lebih banyak, penawaranpun akan meningkat. Begitu juga sebaliknya, jika teknologi tidak cukup bagus maka akan menghambat proses produksi yang mana akan menurunkan penawaran.
  • Jumlah penjual : Banyaknya penjual juga berpengaruh terhadap penawaran. Ketika hanya ada satu penjual, maka penjual tersebut bisa menentukan sendiri harga barang tersebut. Penjual bisa menaikkan harga yang juga akan menaikkan penawaran. Tetapi ketika ada banyak penjual, tentu harus mengikuti pasar untuk menentukan harga.
  • Ekspektasi : Tidak hanya pembeli yang memiliki ekspektasi terhadap masa depan, penjualpun memiliki ekspektasi untuk produksi barang dimasa depan.
pergeseran kurva penawaran
pergeseran kurva penawaran

Fungsi Penawaran

  • Qs = a + bP
  • a adalah konstanta yang mewakili faktor lain selain harga
  • b adalah koefisien yang bertanda positif menggambarkan hubungan harga dan jumlah barang yang yang tersedia adalah positif
  • P adalah harga barang yang berlaku.

Contoh 4

suatu fungsi penawaran Qs = 50 + 10P ketika harga barang tersebut sebesar Rp. 5 berapakah penawarannya?

Jawab

Qs = 50 + 10P

Qs = 50 + 10 (5)

Qs = 50 + 50

Qs = 100.

Jadi, ketika harga (P) barang tersebut sebesar 5, maka permintaannya sebesar 100.

Contoh 5

permintaan dan penawaran 1

Contoh 6

permintaan dan penawaran 2
permintaan dan penawaran 4

Demikianlah materi permintaan dan penawaran, bagaimana? Mudahkan?

Pertanyaan Umum

Apa sih yang dimaksud dengan penawaran dan permintaan?

– Permintaan merupakan jumlah barang atau jasa yang diminati oleh konsumen pada tingkat harga tertentu dan pada waktu tertentu.
– Penawaran merupakan ketersediaan produsen untuk melakukan sebuah menawarkan dari barang atau jasa yang ada pada harga tertentu dan waktu tertentu.

Apa saja jenis permintaan?

Ada 3 jenis permintaan pertama permintaan efektif, kedua permintaan potensial dan permintaan absolut.

Apa saja faktor permintaan?

Banyak sekali faktor permintaan beberapa diantaranya adalah harga, pendapatan, harga barang yang berkaitan, selera masyarakat, ekspektasi atau perkiraan kondisi ekonomi dimasa mendatang.

Daftar Pustaka

  • Debertin, David L. 2012. Applied Microeconomics Consumption, Production, and Market. Lexington: kentuvky
  • Varian, Hal L. 2010. Intermediete microeconomics. New York: W.W. Norton & Company

Baca juga