Home / Geografi / piramida penduduk

Piramida Penduduk

  • 7 min read
Loading...

Penulis : Siti Nuriyah – Geo Teacher

Kependudukan merupakan salah satu materi yang penting untuk dipelajari. Salah satunya adalah komposisi penduduk, yang dikaji dalam ilmu demografi. Demografi, ilmu yang mempelajari karakteristik penduduk (berasal dari bahasa Yunani, Demos artinya penduduk dan graphos artinya membuat garis) dan dapat menjadi pengertian yang kompleks.

Pengertian Piramida Penduduk

Piramida penduduk merupakan alat yang berguna untuk memahami struktur dan komposisi penduduk karena secara grafis menggambarkan banyak aspek dari sebuah populasi, misalnya struktur sex rasio dan usia. Piramida penduduk juga digunakan untuk mewakili karakteristik tambahan dari suatu populasi seperti status perkawinan, ras, atau lokasi geografis dengan format yang mewakili kategori tambahan yang harus diterapkan secara konsisten di seluruh grafik.

Perhatikan contoh suatu piramida berikut!

Piramida Penduduk Stasioner
Gambar 1 Piramida Penduduk Stasioner

Pada piramida tersebut, terdapat persentase perempuan yang dimunculkan pada sisi kiri, dan

Loading...
laki-laki pada sisi kanan yang dimunculkan pada sumbu horizotal. Sumbu usia (vertikal) terbatas pada usia mulai 0 tahun hingga 80 atau 84 tahun, bergantung pada ketersediaan data populasi.

Untuk mempertahankan proporsionalitas, kelompok umur memiliki ukuran yang sama (misalnya: kelompok umur 1 tahun-an, 5 tahun-an, atau 10 tahun-an). Kelompok usia 5 tahun-an adalah yang sering dipakaii untuk piramida secara umum, misalnya: kelompok usia 0-4 tahun, 5-9 tahun, dan seterusnya.

Menafsirkan Piramida Penduduk

Bentuk piramida secara efisien dapat dijadikan sebagai alat komunikasi yang cukup tentang struktur usia dan jenis kelamin dari populasi tertentu.

Piramida yang bagian dasarnya luas (besar) menunjukkan bahwa kelompok usia muda memiliki proporsi yang sangat banyak dan puncak yang runcing atau sempit menunjukkan penduduk usia tua memiliki proporsi yang kecil atau sedikit jumlahnya. Jika jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, maka sisi palang lebih panjang pada grafik kiri daripada palang jumlah laki-laki (sisi kiri).

Fertilitas (angka kelahiran) dan mortalitas (angka kematian) juga tercermin dalam bentuk piramida penduduk. Bagian dasar piramida yang luas dan sisi atas yang runcing tajam menunjukkan tingkat kesuburan yang tinggi dan tingkat kematian yang tinggi.

Penyimpangan dalam profil piramida penduduk memberi informasi tentang perubahan jumlah penduduk. Lekukan pada piramida mengindikasikan kesuburan atau kematian yang luar biasa tinggi atau perubahan jumlah penduduk karena imigrasi atau emigrasi.

Pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria tertentu dinamakan komposisi penduduk, kriteria tersebut biasanya berdasarkan usia, jenis kelamin, dan mata pencaharian. Komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin merupakan indikasi untuk mengetahui jumlah anak usia sekolah, jumlah angkatan kerja, angka ketergantungan, dan jumlah penduduk usia subur.

Kelompok usia pada piramida penduduk erat kaitannya dengan kelompok usia. Berikut ini adalah komposisi penduduk berdasarkan usia.

  1. Kelompok usia belum produktif, yaitu berusia antara 0-14 tahun.
  2. Kelompok usia roduktif, yaitu penduduk yang berusia antara 15-64 tahun.
  3. Kelompok usia tidak produktif, yaitu penduduk berusia di atas 65 tahun.

Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui kelompok usia penduduk pada suatu piramida, maka akan digunakan oleh lembaga pemerintah maupun non pemerintah untuk memprediksi kebutuhan-kebutuhan yang akan datang.

Misalnya, jika pada tahun 2020 kelompok usia muda atau sekitar usia 0-4 tahun sangat banyak jumlahnya, maka 10 tahun yang akan datang yaitu tahun 2030 dapat diprediksi suatu wilayah atau negara tersebut membutuhkan kebutuhan bidang pendidikan. Lembaga non-pemerintah pun juga dapat memprediksi kebutuhan-kebutuhan apa saja yang akan dibutuhkan 10 tahun yang akan datang, seperti kebutuhan gadget, seragam sekolah, sarana dan prasarana sekolah, dan lain sebagainya bergantung pada kebutuhan dalam waktu tersebut.

Sedangkan, jika terlihat kelompok usia 15-19 tahun yang paling banyak pada saat ini, maka dapat diprediksi kebutuhan 10 tahun yang akan datang, misalnya lapangan pekerjaan, tempat tinggal, kendaraan bermotor dan lain sebagainya.

Persentase jumlah penduduk dikalkulasikan melalui jumlah salah satu jenis kelamin kelompok usia yang relatif pada total jumlah jenis kelamin dari populasi. Penjumlahan pada grafik kedua sisi akan menghasilkan persentase salah satu kelompok umur.

Piramida penduduk dapat memberikan kita gambaran akan tren suatu populasi dalam beberapa waktu dengan cara menggambarkan jumlah relatif penduduk dalam kelompok usia khusus. Misalnya, perkembangan kelompok “baby boom” yang saat ini usianya tergolong muda sekitar 14-15 tahun, yang terlihat pada piramida penduduk di banyak negara.

Loading...

Para demografer (ahli kependukukan) yang telah mempelajari sejarah perubahan dalam usia, komposisi jenis kelamin, fertilitas (kelahiran) dan mortalitas (kematian) dari populasi dunia memberi artikulasi teori transisi demografi. Teori ini memberikan pendekatan yang berguna pada perubahan sejarah populasi penduduk di banyak wilayah dunia.

Loading...

Para demografer membagi piramida penduduk menjadi tiga tipe piramida. Piramida ini digunakan dalam interpretasi kondisi yang umum dari komposisi penduduk.

Jenis Piramida Penduduk

Pengetahuan dari karakteristik berbagai tipe paramida sangat penting karena berkontribusi secara signifikan terhadap perbedaan suatu negara. Berikut adalah tiga jenis piramida penduduk.

Piramida Penduduk Muda (Ekspansif)

 Piramida Penduduk Ekspansif
Gambar 2 a Piramida Penduduk Ekspansif

Piramida penduduk ekspansif menggambarkan jumlah penduduk paling banyak adalah penduduk usia muda, dan banyak negara berkembang termasuk ke dalam piramida jenis ini. Piramida penduduk ini ditandai dengan bentuk seperti kerucut. Piramida penduduk ekspansif memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Usia penduduk terkonsentrasi pada kelompok usia 0-19 tahun.
  2. Angka kelahiran tinggi.
  3. Pertumbuhan penduduk relatif tinggi.

Negara-negara yang memiliki ciri-ciri piramida muda (ekspansif) adalah Afganistan,

Bangladesh, Cameroon, Burundi, Congo, Lesotho, Nigeria, Pakistan, Papua Nugini, Somalia, Palestina, Sub-Sahara Africa, Sudan, Uzbekistan, Yaman, dan Zimbabwe

Piramida Penduduk Tua (Konstruktif)

Piramida Penduduk Konstruktif
Gambar 2 b Piramida Penduduk Konstruktif

Piramida penduduk konstruktif memiliki lebih sedikit usia penduduk kategori muda, dan dikategorikan sebagai populasi “baby boom” untuk lebih banyak rata-rata kelahiran konservatif. Piramida penduduk ini ditandai dengan bentuk piramida yang mirip benda guci terbalik. Ciri-ciri piramida ini adalah sebagai berikut.

  1. Jumlah penduduk terkonsentrasi pada kelompok usia dewasa.
  2. Jumlahiran sangat rendah.
  3. Jumlah penduduk semakin berkurang dari tahun ke tahun.

Negara-negara yang termasuk ke dalam piramida penduduk tua (konstruktif) adalah Albania, Belgium, Canada, China, Costa Rica, Cuba, Jerman, Yunani, Italia, Malaysia, Micronesia, Myanmar, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Qatar, Singapura, Slovenia, Spanyol, dan Switzerland.

Piramida Stasioner

Piramida penduduk stasioner menunjukkan secara jelas jumlah yang seimbang pada semua kategori usia. Piramida ini ditandai dengan piramida yang mirip seperti bentuk batu nisan. Ciri-ciri piramida penduduk stasioner adalah sebagai berikut.

  1. Perbandingan jumlah penduduk usia muda dan dewasa relatif seimbang.
  2. Tingkat kelahiran tidak terlalu tinggi dan angka kematian relatif rendah.
  3. Pertumbuhan penduduk sedang.

Negara-negara yang sesuai dengan ciri-ciri piramida penduduk dewasa (stasioner) adalah Denmark, Finlandia, Prancis, Islandia, Jepang, Libia, Mexico, New Zealand, Serbia, Srilanka, dan Sweden.

Contoh Soal Latihan

  1. Bagaimana hubungan antara piramida penduduk dengan angka kebergantungan?

Jawab: Piramida penduduk digunakan untuk mengetahui komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin, sedangkan angka beban kebergantungan merupakan perbandingan usia nonproduktif dengan usia produktif. Data usia produktif dan nonproduktif dapat diketahui dari piramida penduduk sehingga piramida penduduk yang terbentuk dapat dikaitkan dengan angka beban kebergantungan. Piramida penduduk muda merupakan komposisi penduduk dengan angka kebergantungan yang tinggi.

2. Sebutkan ciri-ciri negara yang memiliki piramida penduduk muda!

Jawab: Angka kelahiran tinggi, pertumbuhan penduduk relatif tinggi, dan tingkat kelahiran lebih besar dari pada kematian.

3. Perhatikan piramida di negara X berikut!

piramida penduduk

Pada 10 tahun yang akan datang, maka hal apa yang sangat dibutuhkan di negara tersebut?

Jawab: Yang paling banyak jumlah penduduknya adalah pada golongan usia sekolah, yaitu usia 10-24 tahun. 10 tahun yang akan datang kelompok usia tersebut menjadi 20-34 tahun, maka yang sangat dibutuhkan di negara tersebut adalah lapangan pekerjaan, tempat tinggal dan kebutuhan kendaraan.

Baca juga:

Loading...
Loading...