Home / B. Inggris / Reported Speech

Reported Speech

  • 9 min read

Penulis : Dinny Raudhatun Nurris – Toastmasters International Member

Dalam percakapan sehari hari, kita pasti pernah berada dalam kondisi dimana kita harus menceritakan isi dari sebuah percakapan kepada orang lain, misal saat kita ingin menceritakan kepada orang tua kita apa yang tadi disampaikan oleh guru, ataupun kita ingin menceritakan kepada teman kita mengenai perbincangan kita dengan orang lain. Dalam bahasa Indonesia, hal ini biasa kita kenal dengan kalimat tidak langsung, dalam bahasa Inggris kita mengenal Indirect Speech / Reported Speech.

Artikel kali ini akan membahas mengenai reported speech, mulai dari definisi, jenis jenis dan juga bagaimana cara menuliskannya dengan baik. Yuk kita simak bersama!

Definisi Reported Speech

Reported Speech atau biasa kita kenal dengan indirect speech adalah cara untuk menceritakan ulang apa yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain, baik itu berupa pernyataan, pertanyaan, permintaan, maupun perintah.

Karena konsep dasar dari reported speech ini adalah menceritakan ulang sebuah percakapan yang sudah terjadi di masa lalu, maka ada aturan aturan tertentu mengenai penulisannya. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, yaitu :

  1. Perubahan Pronoun
  2. Perubahan Verb untuk 3rd person
  3. Ungkapan waktu dan tempat
  4. Perubahan tenses (backshifting)

Perubahan perubahan tersebut akan kita bahas secara bertahap dalam artikel ini. Secara sederhana, reported speech memiliki dua bagian, yaitu :

  1. Reporting verb
  2. Reported content

Reporting verb biasanya dituliskan menggunakan say / tell. Reporting verb ini adalah sebuah indikator penanda bahwa pembicara sedang melaporkan atau menceritakan ulang sesuatu. Penulisan reporting verb ini juga mempengaruhi bagaimana cara kita menuliskan kalimatnya. Jika reporting verb ditulis menggunakan present tense, maka kita tidak perlu khawatir dalam penulisan kalimatnya. Namun jika reporting verb ditulis menggunakan bentuk lampau, maka kita harus melakukan backshift dalam bentuk tensesnya, yaitu dengan ‘memundurkan’ penulisan tenses menjadi bentuk lampau. Perhatikan contoh berikut

Direct speech :

  • Anna: ” I love pancakes”

Reported Speech :

  • She says that she loves pancakes.
  • She said that she loved pancakes.

Dapat kita lihat bahwa reporting verb ( says/ said) akan mempengaruhi bagaimana cara kita menuliskan suatu kalimat. Cara menuliskan kalimat reported speech juga berbeda. Kita harus dapat membedakan apakah itu sebuah pernyataan (statement), pertanyaan ( question) , permintaan (request) , ataupun perintah ( imperative).

Reported Statement

Jenis kalimat yang pertama adalah pernyataan. Yang dimaksud dengan pernyataan adalah informasi yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain dalam suatu waktu. Ketika kita ingin melaporkan atau menceritakan ulang sebuah pernyataan, maka langkah pertama yang harus kita lihat adalah reporting verbnya, jika dalam bentuk present maka kita hanya perlu menuliskan ulang isi dari direct speech. Jika reporting verb dalam bentuk past, maka kita harus melakukan backshift ( menurunkan) tensesnya. Berikut adalah aturan dalam melakukan backshifting.

  1. Present Simple Past Simple

Doni said,” I have some bananas”

Doni said that he had some bananas.

2. Present continuous Past continuous

Teana said, ” I am sleeping”

Teana said that she was sleeping.

3. Present perfect Past perfect

Tom said, ” I have eaten the apple”

Tom said that he had eaten the apple.

4. Present perfect Continuous Past perfect continuous

Jeanne said, ” I have been waiting for three hours.”

Jeanne said that she had been waiting for three hours.

5. Past simple Past perfect

Kevin said, “I read the book”

Kevin said that he had read the book.

6. Past continuous Past perfect continuous

Thomas said, ” I was watching movie”

Thomas said that he had been watching movie”

7. Past perfect Past perfect

Fred said, ” I had finished the project”

Fred said that he had finished the project.

Beberapa tenses akan mengalami backshift ke bentuk past, namun ketika bentuk direct speech sudah dituliskan dalam bentuk past perfect, kita tidak perlu lagi untuk melakukan backshifting.

Reported Questions

Setelah memahami bagaimana cara untuk menuliskan kalimat reported speech dalam bentuk pernyataan, maka akan lebih mudah untuk mempelajari bagaimana cara menuliskan reported speech untuk pertanyaan.

Pada dasarnya cara untuk mengubah pernyataan menjadi bentuk reported speech hampir sama seperti bentuk statemen, kita masih perlu melakukan perubahan tenses dan penyesuaian pronoun beserta keterangan tempat dan waktu. Namun, hal yang perlu diperhatikan dalam menuliskan reported questions adalah kita harus menuliskannya dalam bentuk pernyataan, karena proses bertanya tersebut sudah terjadi di masa lalu dan kita hanya ingin melaporkannya, maka dari itu dalam reported questions kita sudah tidak perlu lagi menggunakan tanda tanya (?).

Reported question dapat kita bagi menjadi dua, yaitu:

Yes/ No question

Seperti yang kita semua ketahui, Yes/No questions merupakan bentuk pertanyaan sederhana yang dapat dijawab dengan menggunakan yes atau no saja. Salah satu ciri cirinya adalah kalimat tanya ini tidak memiliki kata tanya seperti apa, siapa,dimana, dan lain lain.

Biasanya kita akan menemui bentuk do ataupun be di awal pertanyaan yes / no questions. Cara mengubah pertanyaan tersebut kedalam bentuk reported questions adalah dengan menghilangkan kata kerja bantu (do,does,did,be,etc) dan menambahkan if /whether. Perlu diingat bahwa kita harus menuliskan reported questions dalam bentuk pernyataan positif.

Perhatikan contoh berikut:

  1. John asked,” do you like me?”
  • John asked me If I liked him.
  1. Tom asked ” Have you watched Harry Potter?”
  • Tom asked me whether I had watched Harry Potter.

Dapat kita lihat bahwa dalam kalimat langsung pertanyaan dituliskan dengan menggunakan bentuk present simple dan present perfect. Maka untuk melaporkannya kita harus melakukan backshifting menjadi bentuk past simple dan past perfect ( lihat pada bagian statemen). Kita juga perlu berhati hati dalam melakukan perubahan pronoun (kata ganti) , maka dari itu kita harus benar benar memperhatikan kalimat langsungnya.

Interrogative question ( what,who,when,etc)

Penulisan interrogative questions adalah penulisan kalimat dengan menggunakan kata tanya seperti what, who, where, when, dan lain lain. Perbedaan antara interrogative question dengan yes/no question adalah bentuk interrogative question hanya bisa dijawab dengan menggunakan jawaban yang elaboratif, tidak sekedar jawaban iya atau tidak saja.

Aturan perubahan dalam reported question dengan menggunakan kata tanya sama seperti yes no questions, bedanya adalah kita masih tetap menuliskan kata tanya di dalam reported questionsnya. Perhatikan dua contoh dibawah ini:

  1. John asked Marina,” Where is your house?”
  • John asked Marina where her house was.
  1. Sienna asked me,” When did you go?”
  • Sienna asked me when I had gone.

Pada kalimat pertama, penulisan reported question  dilakukan dengan menukar posisi be (is) dengan subjek dari kalimat tanya (your house). Karena kalimat langsung ditulis dengan menggunakan bentuk present simple, maka kita melakukan backshifting dengan menurunkan bentuk tenses menjadi bentuk past simple.

Dalam contoh kedua, kita tidak memiliki bentuk be dalam kalimat, melainkan hanya bentuk kata kerja bantu did, maka dari itu kita hanya perlu menghilangkan did dan menurunkan tenses kalimat dari bentuk past simple menjadi bentuk past perfect. Tentu saja kita tetap harus melakukan penyesuaian penulisan pronoun.

Reported Imperative

Jenis kalimat ketiga yang akan kita bahas adalah jenis kalimat imperative. Kalimat imperative disini dapat berupa perintah (order) ataupun permintaan  ( request) . Cara menuliskan reported imperative sapat dilakukan dengan menggunakan: tell + to / not to + infinitive  untuk perintah dan ask + to/not to+ infinitive untuk permintaan. Perhatikan dua contoh dibawah ini:

  1. Kirana asked me,” Close the door, please”
  • Kirana told me to close the door
  1. Bob told me ” Do not smoke in the room !”
  • Bob told me not to smoke in the room.

Dapat dilihat bahwa penulisan reported speech untuk kalimat imperatif lebih sederhana karena kita tidak perlu melakukan backshifting (perubahan tenses) kita hanya perlu memperhatikan perubahan subjek dan penulisan to ataupun not to.

Aturan Perubahan Tempat dan Waktu

Dalam penulisan reported speech, selain memperhatikan perubahan pronoun ( kata kerja ganti) kita juga harus memperhatikan apakah dalam kalimat tersebut ada kata keterangan tempat dan waktu, jika ada maka kita juga harus melakukan perubahan pada penulisan keterangan keterangan tersebut. Berikut adalah daftar perubahan penulisannya.

  • Now Then / at that time
  • Today that day
  • Yesterday the day before
  • Tomorrow today/ the next day/ the following day
  • The day before yesterday two days before
  • The day after tomorrow In two days’ time
  • Next week/month/year The following week/month/ year
  • Last week/month/year The previous week/month/year
  • Here here/ there
  • This That

Tentu saja perubahan tersebut tergantung kepada kapan kita mendengar kalimat langsungnya. Kita juga harus tetap bisa menjaga esensi atau inti dari kalimat tersebut. Perhatikan contoh dibawah ini:

  1. Lilia, ” Anna left yesterday”
  • Lilia said that Anna had left the day before.
  1. Mita, “I don’t have any money now”
  • Mita said that she didn’t have any money then.

Contoh Soal Latihan

Setelah mempelajari materi reported speech, yuk kita coba untuk mengerjakan latihan soal reported speech dibawah ini!

Ubah kalimat kalimat dibawah ini menjadi bentuk reported speech yang tepat!

  1. Anna asked me, ” Can you open the door?”
  2. Verra told me , ” Do not enter the room!”
  3. Keysha asked ,” Did you pass the test?”
  4. Ken told me , ” Do not go!”
  5. Ben says, ” I don’t like durian”
  6. Vert asked me,” Can you teach me this lesson, please?”
  7. Keanu said, ” I have been here since Monday”
  8. Frey asked me, ” Where did you learn capoeira last year?”
  9. Tiara told me, ” Call Mr. Bob today”
  10. Velitta asked me ,” Have you finished the project?”

Kunci Jawaban

  1. Anna asked me If I could open the door.
  2. Verra told me not to enter the room.
  3. Keysha asked me If I had passed the test.
  4. Ken told me not to go.
  5. Ben says that he doesn’t like durian.
  6. Vert asked me If I could teach her that lesson.
  7. Keanu said that he had been there since Monday.
  8. Frey asked me where I had learnt capoeira the previous year.
  9. Tiara told me to call Mr.Bob that day.
  10. Velitta asked me if I had finished the project.

Frequently Asked Questions

  1. Kapankah kita dapat menggunakan reporting verb dalam bentuk present?

Kita dapat menggunakan reporting verb dalam bentuk present ketika kalimat tersebut masih berupa fakta ataupun sesuatu yang masih diyakini kebenarannya hingga saat ini.

2. Bolehkah kita menurunkan bentuk present perfect menjadi past simple?

Boleh namun bentuk tersebut dalam bentuk sederhana dan sangat jarang untuk digunakan.

3. Apa perbedaan penggunaan say dengan tell?

Pada umumnya tidak ada perbedaan dalam fungsinya. Namun, biasanya kita membutuhkan objek langsung ketika kita ingin menuliskan kalimat dengan menggunakan tell.

4. Bolehkah kira melakukan backshift pada kalimat imperative?

Kita tidak perlu menuliskan backshift ketika kita menuliskan kalimat imperative.

5. Mengapa kita perlu mempelajari reported speech?

Dalam konteks percakapan sehari hari, ada kalanya kita perlu menyampaikan apa yang dikatakan seseorang dalam bentuk cerita. Dengan mempelajari reported speech, kita dapat membuat bahasa Inggris kita menjadi lebih natural.

Baca juga