Home / Biologi / ribosom

Ribosom

  • 6 min read
Loading...

Penulis : Rizkia Afriani Mahasiswi IPB Jurusan Biologi

Pengertian Ribosom

Ribosom merupakan molekul kompleks yang terbentuk dari molekul RNA ribosom dan protein yang membentuk sistem untuk sintesis protein dalam sel. Ribosom adalah organel yang sangat penting, sehingga dapat ditemukan di semua sel makhluk hidup prokariota serta eukariota.

Ribosom termasuk unit terkecil dalam sel dengan memiliki diameter kisaran sebesar 17-20 mikron. Ribosom disusun oleh asam ribonukleat dan terdapat bebas dalam sitoplasma maupun melekat pada reticulum endosplasma kasar (RE).

George E. Palade , sumber NBC news

Tahun 1955, George E. Palade menemukan ribosom dan menggambarkannya sebagai partikel kecil di sitoplasma dan terikat dengan retikulum endosplasma kasar. Bersama dengan ilmuan lain, Palade menemukan bahwa ribosom berfungsi dalam sintesis protein dalam sel dan dia dianugerahi Nobel tahun 1974 atas pekerjaannya.

Ribosom dari bakteri, arcahae, dan eukariota (3 domain kehidupan di

Loading...
bumi) memiliki struktur secara signifikan berbeda,ukuran dan rasio protein untuk RNA. Ribosom mitokondria yang dimiliki sel eukariota memiliki kemiripan dengan sel bakteri. Hal ini menunjukkan kemiripan asal usul evolusi organel tersebut berasal.

Setiap ribosom memiliki komponen besar dan komponen kecil, yang bersama-sama membentuk satu unit tunggal yang terdiri dari beberapa molekul mRNA ribosom dan puluhan protein.

Baca juga tulisan lain dari bacaboy:

Subunit ribosom

Subunit ribosom dibentuk pada nukleus dengan bahan-bahan protein yang diimpor dari sitoplasma. Subunit ribosome yang dihasilkan kemudian diekspor meuju sitoplasma melalui pori-pori nukleus. Di sitoplasma, subunit besar dan kecil serta mRNA bergabung membentuk ribosom fungsional.

ribosom prokariotik
Gambar 1 ribosom prokariotik

Ribosom prokariotik memiliki masa partikel 2,5x10D dan memiliki koefisien sedimentasi sebesar 70S. Subunit ribosom prokariotik terdiri 2 molekul ribosom yaitu 50S dan 30S.

Gambar 2 ribosom eukariotik

Subunit besar (50S) prokariotik terdiri dari 34 protein dengan masing-masing 120 nukleotida (5S rRNA) dan 2900 nukleotida (23S rRNA) sedangkan subunit kecil (30S) terdiri dari 21 protein dengan 1540 nukleotida (16S rRNA).

Ribosom eukariotik memiliki ukuran lebih besar dan lebih komplek dari pada ribosom prokariotik. Ribosom eukariotik memiliki masa partikel sekita 3,9-4,5×10 D dan koefiesien sedimentasi 80S. Subunit ribosom eukariotik terdiri 2 molekul ribosom yaitu 60S dan 40S.

Subunit besar (60S) eukariotik terdiri 49 protein serta dengan masing-masing tersusun oleh 120 nukleotida (5S rRNA), 4700 nukleotida (28S rRNA) dan 160 nukleotida (5.8S rRNA) sedangkan subunit kecil (40S) terdiri dari 1900 nukleotida (18S rRNA).

Pada eukariotik, ribosom juga dapat ditemukan dalam mitokondria dan kadang disebut sebagai mitoribosom. Ditemukan juga dalam plastid seperti kloroplast disebut ribosom plastid.

Masing-masing ribosom mitokondria dan plastid juga terdiri dari subunit besar dan subunit kecil diikat bersama dengan protein menjadi partikel 70S. Ribosom tersebut memiliki kesamaan dengan ribosom bakteri dan diduga berasal dari simbiosis bakteri. Ribosom kloroplas lebih dekat dengan ribosom bakteri daripada ribosom mitokondria.

Sel-sel eukariotik memiliki mitokondria dan kloroplas sebagai organel dan organel-organel tersebut memiliki ribosom 70S. Oleh karena itu, sel eukariotik memiliki berbagai jenis ribosom (70S dan 80S) sedangkan sel prokariotik hanya memiliki ribosom 70S.

Selain itu, terdapat perbedaan antara ribosom prokariotik dan eukaritik dari segi diameter. Ribosom prokarioti memiliki diameter 20 nm (200 Å) sedangkan ribosom eukariotik berdiameter antara 25-30 nm (250-300 Å).

Loading...

Ribosom tidak memiliki membrane (selaput) disebabakan karena ribosom merupakan organel terkecil dan untuk membuat membrane (selaput) harus terdiri dari lipid (lemak) dan protein, sedangkan pada ribosom hanya terdapat protein.

Ribosom bergerak di sepanjang untaian mRNA dan mensintesis protein berdasarkan kode yang dibacanya. Ribosom fungsional tersebut bertanggung jawab dalam menerjemahkan pesan yang disandikan dari kurir molekul mRNA untuk mensintesis protein dari asam amino.

Ribosom menerjemahkan setiap kodon atau tiga set nukleotida dari template mRNA dan mencocokannya dengan asam amino sesuai dalam proses disebut dengan translasi. Setiap asam amino yang baru diterjemahkan kemudian ditambahkan ke rantai protein yang sedang tumbuh sampai ribosom menyelesaikan proses sintesis protein.

Ada 3 situs yang terlibat dalam proses sintesis protein yaitu situs E, situs P dan situs A. Tiga tahapan situs ribosom dalam produksi protein terdiri dari inisiasi, elongasi, dan terminasi.

  • Situs A (aminoacyl) bekerja sebagai penerima kodon mRNA dan mengikat tRNA. Pada situs ini terjadi proses pemeriksaan dan penyerahan satu molekul asam amino.
  • Situs P (Peptidyl) tempat sintesis peptide, konsolidasi, perpanjangan dan transfer rantai peptide menuju situs A.
  • Situs E sebagai situs akhir, pelepasan tRNA menuju sitoplasma. Pada situs ini terjadi persiapan tRNA tidak berisi dan segera dilepaskan.
proses sintesis protein
Gambar 3 proses sintesis protein

Nomer 1, 2 dan 3 merupakan asam amino yang sudah terikat dan tersusun berikatan sesuai dengan kodon yang dikode oleh mRNA. Nomer 4 merupakan asam amino baru yang dibawah oleh tRNA yang memiliki antikodon dari tRNA sesuai dengan kodon mRNA.

tRNA nomer 2 yang berada pada situs E, akan lepas kembali ke sitoplasma. Asam amino nomer 3 dan 4 akan berikatan membetuk rangkaian polipeptida melalui ikatan peptide.

Subunit besar akan bergeser kearah tRNA nomer 3 sehingga posisi tRNA nomer 4, yang awalnya berada pada situs A akan bergeser menuju situs P dan tRNA yang awalnya berada pada situs P akan bergeser menuju situs E. Kemudian diikuti oleh pergeseran subunit kecil ribosom menuju arah 3’.

Kemudian tRNA nomer 3 yang berpindah ke situs E, bersiap untuk lepas dari ribosom. Situs A kosong dan siap untuk ditempati oleh tRNA yang baru yang memiliki anti kodon sesuai dengan kodon mRNA. Proses tersebut akan terus berulang dan menghasilkan rangkaian polipeptida.

Selama produksi peptide, ribosom akan terus bergerak sepanjang mRNA dalam proses yang disebut translokasi. Setelah protein meninggalkan ribosom, sebagian besar protein akan terlipat atau dimodifikasi dengan cara tertentu disebut sebagai modifikasi post translasi.

Contoh Soal Latihan

  1. Sebutkan situs apa saja yang ada pada ribosom saat proses sintesis asam amino?

Jawaban: Situs E, Situs P dan Situs A.

2. Apa fungsi ribosom dan letakkanya dimana saja?

Jawaban: ribosom berfungsi dalam sintesis protein dan ribosom dapat ditemukan pada sitosol dan retikulum endosplasma kasar

3. Ribosom fungsional tersusun apa saja?

Jawaban: Ribosom subunit besar, subunit kecil dan mRNA.

Daftar Pustaka

  • Ribosome diakses pada https://www.nature.com/scitable/definition/ribosome-194/
  • Ribosome diakses pada https://simple.mwikipedia.org/wiki/Ribosome
  • Ribosomes diakses pada https://www.microscopemaster.com/ribosomes.html
  • Ribosome diakses pada https://sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry /ribosome
  • Ribosome diakses pada https://bscb.org/learning-resources/softcell-e-learning/ribosome/

Baca juga:

Loading...