Home / Biologi / sifat enzim

Sifat Enzim

  • 6 min read
Loading...

Penulis : Rizkia Afriani, Mahasiswi Institut Pertanian Bogor ( IPB ), FMIPA Jurusan Biologi angkatan 2017

Pengertian enzim

Enzim merupakan bioprotein yang berfungsi sebagai katalis biologis (biokatalis) yang akan mempercepat proses reaksi kimia. Molekul awal disebut substrat akan dipercepat reaksinya menjadi sebuah produk. Proses biologis sel membutuhkan enzim agar dapat berlangsung secara cepat dalam satu lintasan metabolisme.

Penelitian tentang enzim disebut enzymology dan berkembang analisis enzim baru yang disebut pseudoenzyme. Selama evolusi, beberapa enzim telah kehilangan kemampuan untuk melakukan fungsi katalis biologis.

Faktor yang mempengaruhi kerja enzim

Enzim meningkatkan laju reaksi dengan menurunkan energi aktivasi. Beberapa enzim dapat membuat substrat menjadi produk dalam jutaan kali lebih cepat. Namun, kerja enzim tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti substrat, suhu, keasaman, kofaktor dan inhibitor.

Inhibitor merupakan molekul yang menurunkan atau menghambat aktivitas enzim sedangkan kofaktor merupakan molekul non-protein yang berikatan dengan enzim sehingga dapat meningkatkan kerja enzim.

Spesifitas enzim sangat tinggi terhadap substratnya. Substrat adalah reaktan yang diolah

Loading...
pada reaksi yang dikatalisasi oleh enzim (enzimatik). Suhu dan pH juga dapat mempengaruhi kerja enzim, karena enzim tersusun oleh protein sehingga sifat protein melekat pada enzim.

sifat enzim

Sifat enzim

Adapun sifat-sifat khas yang dimiliki suatu enzim tersebut antara lain:

Enzim sebagai katalis

Reaksi pengkatalisasi enzim yaitu pengubahan substrat menjadi produk dengan mengubah laju reaksi tanpa ikut bereaksi. Enzim mempercepat proses reaksi hingga meningkat 107-1013 kali lebih cepat jika tanpa enzim.

Enzim mengkatalisasi reaksi sederhana dari substrat menjadi produk, reaksi keseluruhan dapat ditulis:

Enzim sebagai katalis
Gambar 1 Enzim sebagai katalis

Enzim bekerja secara spesifik dan selektif

Spesifikasi adalah sifat enzim dan menggambarkan seberapa selektif dalam pemilihan substrat, artinya mampu memilih substrat tunggal dari senyawa yang sama. Satu enzim hanya bekerja pada satu substrat maksudnya yaitu enzim hanya dapat mempengaruhi satu reaksi dan tidak dapat mempengaruhi reaksi lain yang bukan situsnya.

Contohnya yaitu enzim α-amilase hanya dapat digunakan pada proses perombakan pati menjadi glukosa. Hal ini disebabkan oleh perbedaan struktur kimia tiap enzim yang bersifat tetap.

Enzim bersifat bolak-balik

Enzim bersifat bolak-balik dikarenakan enzim tidak ikut bereaksi tetapi mempengaruhi hasil akhir. Enzim setelah bereaksi dengan substrat dan melepaskan produk maka enzim akan terbentuk kembali pada hasil reaksi sebagai enzim.

Enzim ikut bereaksi sehingga struktur kimianya berubah, namun pada akhir reaksi struktur kimia enzim akan terbentuk kembali seperti semula. Enzim tidak hanya menguraikan molekul kompleks, tetapi juga dapat membentuk molekul kompleks dari molekul-molekul sederhana penyusunnya (reaksi bolak-balik).

Contohnya enzim lipase dapat mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol, sebaliknya lipase juga dapat menyatukan gliserol dan asam lemak menjadi lemak.

Loading...

Enzim seperti protein

Enzim merupakan protein globular dimana struktur tersier menjadikan enzim berbentuk bulat pada umumnya. Dikarenakan enzim merupakan senyawa protein, sehingga sifat-sifat protein melekat pda enzim. Seperti kerja enzim yang dipengaruhi oleh pH dan suhu. Suhu rendah dapat menyebabkan protein terkoagulasi atau menggumapal sedangkan suhu tinggi dapat menyebabkan protein terdenaturasi.

Enzim bersifat thermolabil

Aktivitas enzim dapat dipengaruhi oleh suhu. Aktivitas enzim akan melambat jika suhu relative rendah dan apabila suhu tinggi maka proses reaksi enzim akan semakin cepat. Suhu yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan enzim terdenaturasi dan suhu yang terlalu rendah menyebabkan enzim terkoagulasi.

Hanya diperlukan dalam jumlah sedikit

Sebagai katalisator, enzim tidak ikut dalam proses reaksi sehingga bahan katalis yang diperlukan tidak banyak karena aktivitas kerja enzim berulang kali selama kondisi enzim tidak mengalami kerusakan.

Enzim merupakan koloid

Struktur enzim terbentuk dari komponen-komponen protein, sehingga sifat-sifat enzim masuk ke dalam kategori koloid. Aktivitas enzim besar dikarenakan enzim memiliki permukaan antar partikel yang besar.

Enzim mampu menurunkan energy aktivasi

Enzim sebagai katalis biologis dapat menurunkan energy aktivasi. Semakin rendah energy aktivasi untuk suatu reaksi, maka laju reaksinya akan semakin cepat. Dengan demikian, enzim mempercepat reaksi dengan menurunkan eergi aktivasi.

Contoh mekanisme enzim dalam menurunkan energy aktivasi yaitu dengan menciptakan suatu lingkunga dimana keadaan transisi akan terstabilisasi, seperti mengubah bentuk substrat menjadi konformasi keadaan transisi ketika terikat dengan enzim.

reaksi tanpa enzim

Enzim menurunkan energy aktivasi digunakan dalam pengubahan reaktan menjadi produk. Disebelah kiri merupakan reaksi tanpa katalisasi oleh enzim dan gambar sebelah kanan, reaksi yang dikatalisasi oleh enzim yang berikatan dengan reaktan serta memfasilitasi transformasi menjadi produk. Akibatnya, jalur reaksi yang dikatalisasi oleh enzim memiliki hambatan energy (energy aktivasi) yang lebih kecil (energy aktivasi) untuk diatasi sebelum reaksi berlanjut.

Pertanyaan Umum

Apa yang dimaksud dengan enzim?

Enzim merupakan bioprotein yang berfungsi sebagai katalis biologis (biokatalis) yang akan mempercepat proses reaksi kimia.

Apa yang dimaksud dengan substrat?

Substrat merupakan reaktan yang diolah pada reaksi yang dikatalisasi oleh enzim (enzimatik) yang akan diubah menjadi produk.

Penghambat kerja enzim disebut?

Inhibitor

Bagaimana proses kerja enzim sehingga menurunkan energy aktivasi dalam membentuk produk?

Enzim akan berikatan dengan reaktan dan memfasilitasi dalam proses pembuatan produk. Sehingga, jalur reaksi yang dikatalisasi oleh enzim memiliki hambatan energy (energy aktivasi) yang lebih kecil (energy aktivasi) untuk diatasi sebelum reaksi berlanjut.

Apabila suhu tinggi maka enzim akan terdenaturasi dan sebaliknya apabila suhu rendah maka akan terkoagulasi. Hal ini merupakan sifat enzim?

Enzim bersifat thermolabil

Mengapa enzim dapat bersifat bolak balik?

Karena enzim tidak ikut bereaksi dan setelah bereaksi dengan substrat dan melepaskan produk maka enzim akan terbentuk kembali pada hasil reaksi sebagai enzim.

Daftar Pustaka

  • Enzyme dapat diakses pada https://en.wikipedia.org/wiki/Enzyme
  • Enzyme Specificity and Selectivity dapat diakses pada https://www.researchgate.net/publication/ 228030522_Enzyme_Specificity_and_Selectivity
  • Energy enzim catalis dapat diakses pada http://www.biology.arizona.edu/biochemistry/ problem_sets/energy_enzymes_catalysis/01t.html
  • Enzymes allow activation energies to be lowered dapat diakses pada https://www.nature. com/scitable/content/enzymes-allow-activation-energies-to-be-lowered-14747799
  • Mäntsälä P, Niemi J. Enzymes: The Biological Catalysts of Life. Journal Physiology And Maintenance .Vol. II.
  • Proteins as Enzymes dapat diakses pada https://chem.libretexts.org/Bookshelves/ Biological_Chemistry/Supplemental_Modules_(Biological_Chemistry)/Enzymes/3._Proteins_as_Enzymes
  • Specificity and selectivity dapat diakses pada http://www.chromogenix.com/technology/basic-principles/specificity-and-selectivity.aspx

Baca juga

Loading...
Loading...