Home / Biologi / sistem peredaran darah manusia

Sistem Peredaran Darah Manusia

  • 7 min read

Penulis : Rizkia Afriani, Mahasiswi Institut Pertanian Bogor ( IPB ), FMIPA Jurusan Biologi angkatan 2017

Pengertian sistem peredaran darah

Sistem peredaran darah atau disebut juga sistem kardiovaskuler merupakan sistem organ yang berfungsi dalam mengedarkan darah dan mengangkut nutrisi seperti asam amino dan elektrolit, oksigen, karbondioksida, hormone, dan sel darah ke seluruh tubuh.

Jenis sistem peredaran darah

Evolusi menyebabkan adanya dua jenis sistem peredaran darah yaitu sistem peredaran darah terbuka dan tertutup, berikut ini adalah penjelasan tentang 2 jenis peredaran darah tersebut:

Sistem peredaran darah terbuka

Ditemukan pada hewan invertebrate dimana darah mengalir bebas melalui rongga dan tanpa pembuluh darah dalam mengedarkan darah. Darah tidak diedarkan melalui pembuluh darah melainkan dipompa ke dalam rongga disebut homocoel. Darah disebut hemolimf karena bercampur dengan cairan interstitial.

Sistem peredaran darah tertutup

Manusia memiliki sistem peredaran yang sangat komplek, dimana jantung sebagai pusat yang akan memompa darah serta didukung oleh sistem pembuluh darah, paru-paru. Pembuluh darah berfungsi dalam pendistribusian hormone dan nutrisi, pertukaran gas serta membawa limbah hasil metabolisme.

Organ sistem peredaran darah manusia

Adapun organ yang menyusun sistem peredaran darah pada manusia, antara lain:

Jantung

Bagian-bagian jantung manusia
Gambar 1 Bagian-bagian jantung manusia

Jantung merupakan organ yang diselubungi oleh jaringan berotot yang berkontraksi untuk mendorong darah keluar dan dialirkan oleh pembuluh darah menuju seluruh tubuh dan paru-paru. Ruang jantung terdiri dari 4 ruang yaitu atrium (serambi) kiri dan kanan serta ventrikel (bilik) kiri dan kanan.

Atrium (serambi) kanan berfungsi untuk menerima darah kotor atau darah kaya CO2 dari seluruh tubuh yang dibawa oleh pembuluh vena. Sedangkan serambi kiri berfungsi untuk menerima darah bersih atau darah kaya O2 dari paru-paru.

Bilik atau ventrikel merupakan bagian jantung yang berdinding tebal dan berotot yang berfungsi untuk memompa darah keseluruh tubuh maupun menuju paru-paru. Bilik kanan memompa darah kotor menuju paru-paru sedangkan bilik kiri memompa darah bersih keseluruh tubuh.

Pembuluh darah

Pembuluh darah
Gambar 2 Pembuluh darah

Arteri

Arteri merupakan pembuluh darah yang membawa darah bersih kaya oksigen (O2) dari jantung keseluruh tubuh tanpa katup. Satu-satunya arteri yang membawa darah miskin oksigen adalah arteri paru-paru (arteri pulmonary).

Dinding arteri dapat mengembang dan berkontraksi dan memiliki tiga lapisan dinding yang tebal. Dinding arteri elastis dikarenakan tersusun oleh jaringan ikat dan memungkinkan terjadinya peredaran darah bertekanan tinggi.

Aorta merupakan arteri terbesar atau utama yang terletak paling dekat dengan jantung sedangkan arteriol merupakan arteri kecil yang menghubungkan arteri yang lebih besar dengan pembuluh darah kapiler. Pembuluh darah kapiler sebagai tempat pertukaran darah bersih dengan darah kotor.

Vena

Pembuluh vena merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah kotor kaya karbon dioksdia (CO2) menuju jantung kecuali vena paru (vena pulmonary) yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju jantung. Terdapat venula yang merupakan vena kecil sebagai penghubung vena dengan pembuluh darah kapiler.

Tekanan pada pembuluh vena rendah, sehingga vena bergantung pada kontraksi otot didekatnya untuk menggerakkan darah. Vena memiliki katup yang berfungsi untuk mencegah aliran balik darah.

Pembuluh kapiler

Pembuluh darah dengan diameter 5-10 mikrometer yang memiliki dinding endotel yang tebal. Kapiler merupaka pembuluh darah terkecil dalam tubuh, sebagai penghubung arteriol dan venula. Pembuluh darah kapiler sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara sel-sel darah merah dan jaringan tubuh.

Mekanisme Sistem peredaran darah pada manusia

Sirkulasi darah dimulai ketika jantung rileks diantara dua detak jantung. Darah mengalir dari kedua atrium ke ventrikel (bilik), yang kemudian mengembang. Fase berikutnya disebut periode ejeksi yaitu ketika kedua ventrikel memompa darah ke arteri besar (aorta).

sistem peredaran darah besar dan kecil
Gambar 3 sistem peredaran darah besar dan kecil

Sistem peredaran darah pada manusia dibagi menjadi 2 yaitu:

Sistem peredaran darah besar (sistemik)

Dalam sirkulasi sistemik, ventrikel kiri memompa darah yang kaya oksigen (O2) ke arteri utama (aorta). Darah mengalir dari arteri utama ke arteri besar dan kecil dan masuk ke pembuluh kapiler. Darah melepaskan oksigen, nutrisi, dan zat-zat penting lainnya dan mengambil darah kaya karbondioksida (CO2) serta produk limbah lainnya. Darah miskin oksigen tersebut dikumpulkan dalam pembuluh darah dan bergerak ke atrium kanan dan ventrikel kanan.

Sistem peredaran darah kecil (pulmonary/paru-paru)

Ventrikel kanan memompa darah miskin oksigen kaya karbondioksida menuju arteri pulmonalis masuk ke paru-paru. Karbondioksida dilepaskan dari darah ke udara di dalam vesikel paru-paru, dan oksigen masuk aliran darah. Ketika bernafas, karbondioksida dilepaskan dari tubuh. Darah kaya oksigen dialirkan menuju jantung atrium dan ventrikel kiri melalui pembuluh vena pulmonalis. Ventrikel detak jantung berikutnya memulai siklus baru sirkulasi sistemik.

Penyakit sistem peredaran darah manusia

Beberapa penyakit pada sistem peredaran darah:

  • Akrosianosis : Perubahan warna kebiru-biruan pada tangan yang disebabkan oleh kekejangan pada arteriola (arteri kecil).
  • Embolisme udara ; Penyumbatan arteri atau vena oleh gelembung udara. Udara dapat masukkan ke dalam pembuluh darah selama operasi atau kecelakaan traumatis.
  • Anemia : Kondisi di mana sel-sel darah merah (eritrosit) berkurang dalam jumlah atau volume. Anemia merupakan kekurangan hemoglobin (pigmen pembawa oksigen) dalam darah.
  • Aneurisma : Merupakan pelebaran arteri yang berkembang dari kelemahan atau kerusakan lapisan medial pembuluh darah.
  • Penyakit jantung : Termasuk penyakit jantung koroner, penyakit jantung bawaan, dan penyakit jantung paru, serta penyakit jantung rematik, hipertensi, radang otot jantung (miokarditis) atau membran bagian dalam atau luarnya (endokarditis, perikarditis), dan penyakit katup jantung.
  • Hemofilia : Kelainan perdarahan darah karena faktor gen, disebabkan oleh kekurangan zat yang diperlukan untuk pembekuan darah (koagulasi).
  • Leukimia : Merupakan kanker darah ditandai dengan peningkatan besar dalam jumlah sel darah putih (leukosit) dalam sirkulasi atau sumsum tulang.
  • Hypertensi : Disebut tekanan darah tinggi yang menyebabkan jantung bekerja lebih keras dalam memomp darah. Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.
  • Varises : Merupakan pembulah darah vena membengkak dan tampak menonjol pada permukaan kulit yang disebabkan oleh darah yang tidak mengalir ke jantung dan kembali ke kaki.
  • Stroke : Gangguan fungsi sistem syaraf yang terjadi mendadak dan terganggunya peredaran darah ke otak. Gangguan peredran darah ke otak dapat disebebkan karena tersumbatnya pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah. Sehingga terganngunya suplai oksigen menuju otak.

Pertanyaan Umum

Apa itu sirkulasi terbuka dan sirkulasi tertutup?

Dalam sistem darah terbuka, darah tidak mengalir pada pembuluh darah dan dipompa ke dalam rongga yang disebut homocoel. Sebaliknya, dalam sistem sirkulasi tertutup, darah dipompa melalui pembuluh darah tertutup.

Bagian jantung berfungsi dalam memompa darah ke seluruh tubuh?

Ventrikel kiri atau bilik kiri.

Bagian jantung yang kaya oksigen (O2) adalah?

Jantung bagian kiri yaitu atrium kiri dan ventrikel kiri.

Tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara sel-sel darah merah dan jaringan tubuh adalah?

Di pembuluh kapiler

Pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung dari paru-paru yang kaya akan oksigen yaitu?

Pembuluh vena pulmonalis atau vena paru-paru.

Apa jenis peredaran darah yang dimiliki manusia?

Manusia memiliki sistem sirkulasi tertutup dimana darah ditransfer melalui pembuluh darah dan jantung. Darah mengalir melalui arteri dan vena menuju ke seluruh tubuh yang membawa molekul-molekul penting untuk tubuh.

Daftar Pustaka

  • Circulatory system diakses pada https://en.m.wikipedia.org/wiki/Circulatory_system
  • Difference between open and closed circulatory systems diakses pada https://byjus.com/biology/ difference-between-open-and-closed-circulatory-systems/
  • Difference closed open circulatory system diakses pada https://sciencing.com/difference-closed-open-circulatory-system-6594843.html
  • Open_and_Closed_Circulatory_Systems diakses pada https://bio.libretexts.org/Bookshelves/ Introductoryand_General_Biology/Book%3A_General_Biology_(Boundless)/40%3A_The_Circulatory_System/40.1%3A_Overview_of_the_Circulatory_System/40.1B%3A_Open_and_Closed_Circulatory_Systems
  • Open circulatory system diakses pada https://biologydictionary.net/open-circulatory-system/
  • What are the parts of the heart diakses pada https://www.edinformatics.com/math_science/what-are-the-parts-of-the-heart.html
  • Cardiovascular & Circulatory System Diseases dapat diakses pada https://www.britannica.com/ browse/Cardiovascular-Circulatory-System-Diseases/1

Baca juga