Home / Geografi / Sungai

Sungai

  • 7 min read

Penulis : Febbiyanti Satyabudhi – Geografi UI, 2018

Sungai adalah aliran permukaan air yang terbentuk secara alami yang mengalirkan air dan endapan dari tempat yang lebih tinggi (hulu) hingga ke tempat yang lebih rendah seperti pantai dan laut (hilir). Sungai merupakan bagian penting dari siklus hidrologi karena berperan sebagai media yang men-supply air ke tanah, tanaman, dan tubuh air.

Sistem Sungai

Sungai memiliki berbagai karakter, misalnya terdapat sungai yang alirannya hanya ada saat musim hujan dan cenderung kering saat musim kemarau. Akibat dari beragamnya karakteristik sungai, maka sungai dianggap sebagai suatu sistem yang kompleks.

Sistem sungai disebut sebagai cekungan pengaliran (drainage basin) yang terdiri dari kanal utama (main channel) dan semua percabangan sungai yang mengalir didalamnya. Satu sistem aliran terbagi lagi menjadi beberapa sistem tergantung kondisi fisik dari sungai. Secara garis sistem sungai terbagi menjadi tiga yaitu :

Sistem Pengumpulan (collecting system)

Sistem yang terdiri dari suatu jaringan percabangan sungai pada bagian hulu yang memiliki peran untuk mengumpulkan dan menyalurkan air serta sedimen menuju sungai utama dengan pola pengaliran dendritik yang memiliki percabangan sungai meluas dari bagian hulu hingga mencapai sistem pembagi sungai.

Sistem Pengangkutan (transporting system)

Sistem ini berfungsi sebagai saluran berlalunya air dan sedimen yang berpindah dari sistem pengumpulan menuju lautan. Dalam sistem ini proses utama yang terjadi adalah proses pengangkutan, walaupun sangat sering ditemui penerimaan pasokan air dan sedimen pada subsistem sungai. Pada sistem ini sering terjadi pengendapan di kanal meander (channel meander).

Sistem Penyebaran (dispersing system)

Sistem ini berfungsi mengalirkan air serta sedimen dari muara sungai ke laut, danau, atau cekungan lainnya. Proses utama yang terjadi pada sistem penyebaran adalah pengendapan muatan sedimen kasar dan penyebaran material berbutir halus dan juga air sungai kedalam basin.

Sumber Gambar : http://fuyupilog.blogspot.com/2018/09/sistem-sungai_17.html
Sumber Gambar : http://fuyupilog.blogspot.com/2018/09/sistem-sungai_17.html

Jenis-Jenis Sungai

Sungai memiliki karakteristik yang sangat beragam. Beragamnya karakteristik dari sungai disebabkan karena karakteristik fisik dari suatu wilayah yang dilalui sungai itu, selain itu karakteristik sungai juga ditentui oleh jumlah aliran debit dan arah alirannya.

Berikut ini merupakan jenis-jenis sungai berdasarkan debitnya, yang terbagi menjadi tiga jenis, yaitu :

Sungai permanen

Merupakan sungai yang jumlah debitnya cenderung sama sepanjang tahun. Tidak ada perbedaan yang besar saat terjadi perbedaan musim antara musim hujan dengan musim kemarau.

Sungai periodik

Merupakan sungai yang debit airnya sangat tinggi saat musim hujan, dan saat mulai musim kemarau debit air nya sangat kecil.

Sungai episodik

Merupakan sungai yang memiliki debit air sangat besar saat musim hujan, dan cenderung kering atau bahkan tidak ada aliran dan sungai terlihat hilang (seperti cekungan kosong) saat musim kemarau. Hampir sama dengan tipe sungai periodik, namun tingkat perbedaan pada sungai episodik sangat tajam atau signifikan.

Berdasarkan arah alirannya sungai terbagi menjadi lima jenis, diantaranya yaitu :

  1. Sungai konsekuen merupakan sungai yang memiliki arah aliran air searah dengan kemiringan lereng.
  2. Sungai subsekuen merupakan sungai yang mengalir secara tegak lurus pada sungai konsekuen.
  3. Sungai anteseden merupakan sungai yang memiliki aliran air yang cukup kuat sehingga dapat mengikis lahan yang ada di sekitarnya.
  4. Sungai resekuen merupakan sungai yang memiliki arah aliran air searah dengan kemiringan lereng, namun sungai resekuen merupakan percabangan dari sungai subsukeun.
  5. Sungain insekuen merupakan sungai yang arah alirannya tidak teratur dan terikat oleh lereng daratan.

Pola Aliran Sungai

Selain membahas karakteristik sungai berdasarkan morfologi, bentuk fisik, jumlah debit aliran, dan arah alirannya. Sungai juga memiliki pola aliran yang sangat beragam. Beragamnya pola aliran sungai disebabkan karena kondisi geologi lahan dan topografi (kemiringan dan ketinggian) tanah. Berikut merupakan pola-pola aliran sungai:

Pola paralel

Merupakan pola aliran sungai yang terdapat di areal luas yang sangat miring. Kemiringan tanah menyebabkan aliran air ke tempat yang lebih rendah menjadi hampir lurus. Pola parallel biasa ditemukan di areal pantai yang masih muda dengan lereng yang sangat miring mengarah ke laut.

pola pararel
Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/142667

Pola dendritik

Pola aliran sungai yang mempunyai banyak anak cabang sungai yang menuju ke segala arah menyerupai cabang ranting pohon. Arah aliran sungai mengikuti kemiringan lereng yang menyesuaikan jenis susunan batuan yang ada. Misalnya pada aliran sungai yang mengalir di atas batuan yang kurang resisten terhadap erosi lama kelamaan sungai membentuk pola yang rapat, sementara pada aliran sungai yang mengalir di atas batuan yang sangat resisten menyebabkan batuan lebih mudah mengalami erosi yang lebar.

Pola dendritik
Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/142667

Pola radial

Pola aliran sungai yang menyebar ke segala arah dan memiliki satu pusat aliran. Pola aliran radial banyak ditemui di beberapa sumber mata air. Contoh: sumber mata air yang arah alirannya menyebar ke segala arah aliran sungai

Pola sentripetal

Pola aliran yang memiliki percabangan anak sungai ke segala arah yang berpusat ke satu mata air. Menyerupai dengan pola aliran radial, namun pada pola sentripetal sebaran anak sungai yang berasal dari satu induk sungai

Pola sentripetal
Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/142667

Pola rectangular

Pola aliran yang dipengaruhi oleh struktur geologi seperti patahan dan rekahan. Pola ini memiliki bentuk yang lurus mengikuti daerah patahan dan umumnya memiliki bentuk yang tegak lurus.

Pola rectangular
Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/142667

Pola trellis

Pola aliran yang memiliki bentuk aliran menyerupai pagar, pola ini dipengaruhi oleh struktur geologi berupa lipatan sinklin dan antiklin. Memiliki ciri-ciri berupa anak sungai nya membentuk pola sejajar yang mengikuti arah kemiringan lereng dan tegak lurus dengan sungai utamanya

Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/142667
Sumber Gambar: https://brainly.co.id/tugas/142667

Pola Annular

Pola aliran yang merupakan bentuk variasi dari pola aliran radial dengan arah alirannya yang menyebar secara radial dari suatu titik ketinggian tertentu kemudian menyatu di bagian hilir aliran. Umumnya pola seperti ini ditemukan pada dome atau kaldera.

Pola Annular
Sumber Gambar : https://www.dosenpendidikan.co.id/pola-aliran-sungai/

Pola aliran pinnate

Pada pola aliran pinnate, anak sungai membentuk sudut lancip. Umumnya terjadi di wilayah yang memiliki lereng bersifat sangat terjal.

Pola aliran pinnate
Sumber Gambar: https://ekosistem.co.id/pola-aliran-sungai/

Contoh Soal Latihan

Apakah ciri-ciri pola aliran sentrifugal?

– Aliran-aliran sungainya cenderung meninggalkan pusat atau satu induk sungai
– Pola aliran yang terbentuk di daerah kubah seperti gunung
– Umumnya terjadi pada pola aliran mata air di beberapa gunung

Apakah pola aliran sungai di wilayah dataran yang reltif landai?

Pola dendritik karena pola aliran sungai ini menyerupai ranting pohon yang mana semakin ke hilir pola nya cenderung melebebar. Melebarnya aliran disebabkan oleh kondisi batuan dibawah alirannya. Misalnya pada aliran sungai yang mengalir di atas batuan yang kurang resisten terhadap erosi lama kelamaan sungai membentuk pola yang rapat, sementara pada aliran sungai yang mengalir di atas batuan yang sangat resisten menyebabkan batuan lebih mudah mengalami erosi yang lebar.

Daerah aliran sungai yang memiliki ciri-ciri penampang lembang dengan bentuk huruf V dan sering terjadi erosi secara vertikal merupakan daerah

Hulu, karena pada daerah aliran hulu sungai memiliki ciri-ciri sebagai daerah yang selalu mengalami erosi vertikal. Penampang melintang pada bagian lembahnya berbentuk huruf V yang cembung. Pada wilayah ini umumnya memiliki banyak air terjun dan dasar lembahnya terisi oleh batu-batu bongkahan besar yang alirannya deras.

Daftar Pustaka

  • Zenius Education : Prolog Materi Sungai. https://www.zenius.net/prologmateri/geografi/a/551/sungai
  • Zenius Education : Prolog Materi Pola Aliran Sungai. https://www.zenius.net/prologmateri/geografi/a/809/pola-aliran-sungai
  • Saintif : Pola Aliran Sungai. https://saintif.com/pola-aliran-sungai/#
  • Ilmu Geografi : Sungai Subsekuen : Pengertian, ciri-ciri, dan manfaat. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/sungai/sungai-subsekuen

Baca juga