Home / Kimia / tata nama senyawa

Tata Nama Senyawa

  • 7 min read
Loading...

Penulis : Hilda Rizky Akmalia – Scientific Paper Preceptor

Pengertian tata nama senyawa

Senyawa kimia dikelompokkan menjadi senyawa organik dan senyawa anorganik. Senyawa organik merupakan senyawa yang mengandung karbon sebagai unsur utamanya dan berkombinasi dengan beberapa unsur lainnya, seperti hidrogen, oksigen, dan nitrogen.

Sedangkan, senyawa anorganik merupakan senyawa yang tersusun dari unsur-unsur selain karbon. Namun, ada beberapa senyawa sederhana yang mengandung karbon secara umum dikelompokkan dalam kelompok senyawa anorganik, yaitu CO, CO2, serta senyawa-senyawa karbonat dan sianida.

Senyawa organik dan anorganik masing-masing memiliki sistem tata nama yang berbeda. Pada pembahasan ini, terlebih dahulu kita akan belajar mengenai tata nama senyawa anorganik. Sistem tata nama yang akan kita pelajari mengikuti aturan dari IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry). Tata nama senyawa anorganik akan dibahas lebih rinci sebagai berikut:

Senyawa biner dari logam dan nonlogam

Senyawa biner dari logam dan nonlogam umumnya merupakan senyawa ion. Logam membentuk kation (ion positif) dan nonlogam membentuk anion (ion

Loading...
negatif). Berikut disajikan nama-nama kation logam dan anion nonlogam.

Nama kation logam

Kation dari logam

LogamKationNama kation
LitiumLi+Litium
NatriumNa+Natrium
KaliumK+Kalium
KalsiumCa2+Kalsium
BariumBa2+Barium
AlumuniumAl3+ Alumunium
TimahSn2+Timah(II)
Sn4+Timah(IV)
TimbelPb2+Timbel(II)
Pb4+Timbel(IV)
TembagaCu+Tembaga(I)
Cu2+Tembaga(II)
PerakAg+Perak
EmasAu+Emas(I)
Au3+Emas(III)
ZinkZn2+Zink
KromiumCr2+Kromium(II)
Cr3+Kromium(III)
BesiFe2+Besi(II)
Fe3+Besi(III)
KobaltCo2+Kobalt(II)
Co3+Kobalt(III)
NikelNi2+Nikel
PlatinaPt2+Platina(II)
Pt4+Platina(IV)

Nama anion nonlogam

Anion dari nonlogam

NonlogamAnionNama anion
HidrogenHHidrida
NitrogenN3-Nitrida
OksigenO2-Oksida
FosforusP3-Fosfida
BelerangS2-Sulfida
SeleniumSe2-Selenida
FluorinFFluorida
KlorinClKlorida
BrominBrBromida
IodinIIodida
SilikonSi4-Silisida
ArsenikAs3-Arsenida
TeluriumTe2-Telurida

Penamaan senyawa biner logam dan nonlogam

Penamaan dimulai dari nama kation logam, dikuti nama anion nonlogam.

Rumus kimiaKation logamNama kationAnion nonlogamNama anionNama senyawa
NaClNa+NatriumClKloridaNatrium Klorida
KIK+KaliumIIodidaKalium Iodida
CaSCa2+KalsiumS2-SulfidaKalsium Sulfida
MgF2Mg2+MagnesiumFFluoridaMagnesium fluorida

Pada logam yang dapat membentuk beberapa kation dengan muatan berbeda, digunakan sistem stock untuk penamaan senyawanya. Sistem Stock dikembangkan oleh seorang ahli dari Jerman bernama Alfred Stock (1876-1946). Nilai muatan dinyatakan dengan angka Romawi dan ditulis tanpa tanda spasi. Contohnya ialah sebagai berikut:

Rumus kimiaKation logamNama kationAnion nonlogamNama anionNama senyawa
FeCl2Fe2+Besi(II)ClKloridaBesi(II) Klorida
FeCl3Fe3+Besi(III)ClKloridaBesi(III) Klorida
Cu2OCu+Tembaga(I)O2-OksidaTembaga(I) Oksida
PbI2Pb2+Timbel(II)IIodidaTimbel(II) Iodida

Senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam

Senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam umumnya merupakan senyawa molekul. Tata nama senyawa tersebut ialah sebagai berikut:

Penamaan dimulai dari nama nonlogam yang pertama dalam rumus kimia senyawa, diikuti nama nonlogam kedua yang diberi akhiran -ida (seperti nama anion nonlogam). Contohnya adalah sebagai berikut:

Rumus KimiaNonlogam pertamaNama nonlogam pertamaNonlogam keduaNama nonlogam keduaNama senyawa
HFHHidrogenFFluoridaHidrogen Fluorida
HClHHidrogenClKloridaHidrogen Klorida
ClFClKlorinFFluoridaKlorin Fluorida

Jika dua jenis nonlogam dapat membentuk lebih dari satu jenis senyawa, maka ditambahkan awalan Yunani (mono, di, tri, tetra, dst) sesuai dengan angka indeks dalam rumus kimianya.

Rumus kimiaNama senyawa
COKarbon monoksida
CO2Karbon dioksida
N2ODinitrogen monoksida
NONitrogen monoksida
PCl3Fosforus triklorida

Catatan: Awalan mono tidak digunakan untuk unsur nonlogam yang pertama dalam senyawa kimia. Contoh: CO memiliki nama Karbon monoksida, bukan Monokarbon monoksida.

Tata nama IUPAC tidak perlu digunakan untuk senyawa yang memiliki nama umum. Contohnya ialah sebagai berikut:

Rumus kimiaNama senyawa
H2OAir
NH3Amonia
N2H4Hidrazin

Senyawa yang mengandung ion poliatom

Ion poliatom

Ion poliatom merupakan ion yang terdiri dari banyak atom. Ion poliatom dapat berupa kation poliatom atau anion poliatom. Berikut disajikan beberapa contoh ion poliatom:

Ion poliatomNama ion poliatomIon poliatomNama ion poliatom
NH4+AmoniumClOHipoklorit
OHHidroksidaClO2Klorit
CO32-KarbonatClO3Klorat
CH3COOAsetatClO4Perklorat
CNSianidaSbO33-Antimonit
OCNSianatSbO43-Antimonat
SCNTiosianatMnO42-Manganat
C2O42-OksalatMnO4Permanganat
NO2NitritAsO33-Arsenit
NO3NitratAsO43-Arsenat
SO32-SulfitCrO42-Kromat
SO42-SulfatCr2O72-Dikromat
S2O32-TiosulfatPO33-Fosfit
SiO32-SilikatPO43-Fosfat

Hampir semua anion poliatom mengandung atom O, jika kita lihat, terdapat pola pada nama anion poliatom tersebut.

  • Anion yang diberi akhiran -it mengandung 1 atom O lebih sedikit dibandingkan anion yang diberi akhiran -at
  • Anion yang diberi awalan hipo- dan akhiran -it mengandung jumlah atom O paling sedikit
  • Anion yang diberi awalan per- dan akhiran -at mengandung jumlah atom O paling banyak

Tata nama senyawa yang mengandung ion poliatom

Penamaan senyawa yang mengandung ion poliatom simulai dari nama kation logam, diikuti dengan nama anionnya. Contohnya ialah sebagai berikut:

Loading...
Magnesium hidroksidaRumus kimia: Mg(OH)2

Nama senyawa: Magnesium hidroksida

Mg(OH)2 biasanya terkandung dalam obat mag. Kandungan OH dalam Mg(OH)2 dapat menetralisir kelebihan asam lambung.

Natrium karbonatRumus kimia: Na2CO3

Nama senyawa: Natrium karbonat

Na2CO3 terkandung dalam soda kue, yang digunakan untuk mengembangkan adonan kue.

Amonium kloridaRumus kimia: NH4Cl

Nama senyawa: Amonium klorida

Senyawa NH4Cl merupakan suatu ekspektoran yang ada dalam obat batuk.

Senyawa asam

Menurut Arrhenius, asam didefinisikan sebagai zat kimia yang dapat melepaskan ion H+ ketika dilarutkan dalam air. Contohnya ialah sebagai berikut:

senyawa asam

Penamaan senyawa asam dimulai dari kata asam (kation H+) dan diikuti nama sisa asamnya (anion nonlogam). Contohnya ialah sebagai berikut:

KationAnionRumus kimiaNama senyawa
H+ClHClAsam klorida
H+S2-H2SAsam sulfida
H+CNHCNAsam sianida
H+NO3HNO3Asam nitrat
H+SO42-H2SO4Asam sulfat

Senyawa hidrat

Senyawa hidrat merupakan senyawa yang menyerap molekuk air dari lingkungan sekitarnya sehingga air masuk menjadi bagian dari senyawanya. Salah satu contoh senyawa hidrat yaitu senyawa CuSO4.5H2O.

Rumus kimia senyawa tersebut menunjukkan bahwa terdapat 5 molekul H2O dalam setiap satuan kristal CuSO4. Penamaan hidrat dimulai dari nama senyawanya dan diikuti kata ‘hidrat’ yang diberi awalan dari Bahasa Yunani yang menyatakan jumlah molekuk H2O. Berikut contoh penamaan senyawa hidrat:

Rumus KimiaNama Senyawa
CuSO4.5H2OTembaga(II) sulfat pentahidrat
CaSO4.2H2OKalsium sulfat dihidrat
CaCl2.6H2OKalsium klorida heksahidrat
MgSO4.7H2OMagnesium sulfat heptahidrat
Na2CO3.10H2ONatrium karbonat dekahidrat

Contoh Soal Latihan

Untuk menambah pemahaman mengenai tata nama senyawa kimia, kerjakan soal-soal berikut!

Tuliskan nama dari senyawa-senyawa berikut:

  1. K2Cr2O7
  2. HClO3
  3. H3AsO4
  4. CoCl2.6H2O

Tuliskan rumus kimia dari senyawa-senyawa berikut:

  1. Dinitrogen oksida
  2. Belerang heksafluorida
  3. Bromin pentafluorida.

Tuliskan rumus kimia dari senyawa-senyawa berikut:

  1. Natrium hipoklorit
  2. Zink sulfat
  3. Asam iodat
  4. Asam klorit

Daftar Pustaka

  • Johari, J.M.C., & Rachmawati, M. 2017. ESPS Kimia SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
  • Effendy. 2010. A Level Chemistry for Senior High School Students. Malang: Bayumedia Publishing
  • Owlcation STEM Chemistry. 2020. Hidrates in Chemistry: Definition, Types, and Uses. Diakses 6 April 2020, (http://owlcation.com/stem/What-is-a-Hydrate-Chemistry)

Baca juga :

Loading...